PELAIHARI, banuapost.co.id– Belum sempat menghabiskan Rp 100 juta buat berfoya-foya, Budi Utomo, warga Kompleks Karang Sakti, Barito Kuala, dan Mahyuni alias Acung, warga Sungai Lulut, dihadiahi gelang besi alias borgol.
Pasalnya, Rp 100 juta itu hasil ngembat dari sebuah mobil yang tengah parkir di depan sebuah toko onderdil di Jl A Yani Pelaihari, Rabu (26/8) sekitar pukul 10:30 Wita.
Uang itu milik Sugiono, warga Pantai Linuh, Kecamatan Batu Ampar, yang baru diambil di Bank Mandiri, beberapa jam sebelumnya.
Sejak kasus pembobolan mobil dilaporkan, tim gabungan Resmob Polda Kalsel, Polres Batola dan Polres Tanah Laut, mulai melakukan perburuan.
Alhasil berkat kerja bareng, kedua pelaku diringkus di rumah masing-masing, Kamis (27/8) menjelang subuh. Budi Utomo diamankan pukul 03.30 Wita di Barito Kuala, Sementara Acung dibekuk sekitar pukul 04:30 Wita di Sungai Lulut.
Kasatreskrim Polres Tala, AKP Alvin Agung Wibawa, yang diminta konfirmasinya, Jumat (28/8), membenarkan sudah diamankannya dua pelaku pencurian di dalam mobil tersebit.
“Benar, pelaku pencurian uang di dalam mobil saat ini sudah menjalani pemerikasan penyidik Reskrim Polres Tala,” katanya.
Dari tangan tersangka, sambung kasat, diamankan satu kunci leter T yang diduga untuk membuka pintu mobil, dan uang tunai Rp 21.500.000.
Uang tersebut diamankan dari tangan Budi Utomo Rp 20 juta, dari Mahyuni Rp 1.500.000, satu unit sepeda motor Honda Beat, dua buku tabungan Bank BRI, satu ATM Bank BRI dan satu ATM Bank BCA. (zkl/foto: zul yunus)