BANJARMASIN, banuapost.co.id– Musibah seperti tak hentinya merundung penduduk Kota Banjarmasin. Pandemi Covid-19 tak kunjung berakhir, giliran api yang berkobar. Kali ini dialami warga Jl Kelayan A RT 1, Kelurahan Murung Raya, Banjarmasin Selatan, Kamis (20/8) petang.
Amuk api menjelang Salat Magrib yang terjadi di salah satu kawasan padat penduduk itu, meluluhlantakan enam rumah, dua di antaranya rusak berat, sisanya rusak ringan.
Peristiwa ini juga mengejutkan jamaah Masjid Nuruddin yang dekat dengan lokasi kejadian. Bahkan berhamburan keluar, hingga membatalkan berjamaah.
Sementara berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, enam rumah yang terbakar, dua rusak berat hingga 100 persen. Tiga rumah lagi rusak ringan 50 persen. Sedang satu rumah terakhir, rusak ringan sekitar 30 persen.
Ke enam rumah masing-masing milik Hamdani (alm) yang dihuni satu kepala keluarga (KK) dengan dua jiwa. Kemudian rumah Supian dengan satu KK dan tiga jiwa, M Saifullah satu KK dua jiwa, Siti Juhairiah satu KK dua jiwa, Siti Jubaidah satu KK empat jiwa dan Siti Khodijah satu KK tiga jiwa.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Namun kerugian materil yang dialami korban, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Sementara asal api, masih belum diketahui. Namun diduga akibat hubungan arus pendek listrik alias korsleting. (emy/foto: ist)