KANDANGAN, banuapost.co.id– Pelajar di HSS diajak menabung. Selain mempunyai rekening sendiri, juga untuk mewujudkan program presiden agar 2024 tingkat inklusi keuangan negara mencapai 90 persen.
Ajakan disampaikan Kepala OJK Regional 9 Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim dan Dirut Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, yang melakukan audiensi ke Sekdakab HSS, H M Noor, di Ruang Transit Kantor Sekretariat Daerah setempat, Selasa (18/8).
Untuk mewujudkan harapan itu, OJK minta Pemda HSS mengeluarkan surat edaran kepada pelajar dalam konteks kegiatan menabung melalui disdik setempat.
“Selain itu, tujuan lain kunjungan ini untuk meningkatkan kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) HSS, termasuk menawarkan proses merger antara BPR HSS dan BPR HST. Sehingga akan memberikan potensi bisnis baru untuk keduanya,” jelas Riza.
Sementara Sekda HSS, M Noor, mengapresiasi program OJK untuk menggerakkan pelajar di HSS menabung guna memperkuat industri keuangan, yaitu BPR yang dimiliki HSS.
“Meski demikian, program ini diteruskan ke Bupati HSS untuk selanjutnya didiskusikan secara internal agar lebih intens terkait dengan progress dan kewajiban maupun hal-hal lain yang harus dipelajari terlebih dahulu”, kata sekda.
Sekda juga mengapresiasi OJK dan Bank Kalsel atas penawaran-penawaran yang memiliki nilai bagus untuk Kabupaten HSS.
Sedang Dirut Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, mengatakan, sebagai Bank Pembangunan Daerah Kalsel, yang juga salah satu pemegang sahamnya Pemkab HSS, berkomitmen untuk mendukung semua program yang dicanangkan pemda.
Begitupun dari sisi teknologi, menurut Agus, Bank Kalsel berkomitmen untuk meningkatkan transaksi non tunai di Kabupaten HSS, seperti kegiatan-kegiatan retribusi dan pembayaran perizinan dengan transaksi non tunai.
“Bahkan tidak lama lagi sudah bisa dikerjasamakan dengan Kab HSS, guna mendukung pencapaian program SEHATI PLUS CINTA dari Bupati HSS,” jelasnya.
Dalam kunungan ini, Kepala OJK di dampingi Kepala Bagian OJK Putu Gede Indra Setyadi, dan Eka Setiawan. Sementara Dirut Bank Kalsel bersama Group Head Busines Fachrudin serta Kepala Divisi Corporate Secretary Suriadi. (ham/foto: ist)