BANJARMASIN, banuapost.co.id– Apresiasi yang tinggi disampaikan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, atas sukses yang ditoreh jajaran Polri, khususnya Polda Kalsel dan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) ‘Merah Putih’ yang menggagalkan peredaran sabu jaringan internasional seberat 300 kilogram di Bumi Lambung Mangkurat.
“Selaku Gubernur Kepala Daerah Provinsi Kalsel, saya memberikan apresiasi yang tinggi. Angkat topi dengan keberhasilan jajaran Polda Kalsel, khususnya Tim Satgasus ‘Merah Putih’ bentukan Kapolri dan Kabareskrim Polri,” ujar Paman Birin, sapaan familiar Gubernur Kalsel itu, Jumat (7/8).
Gubernur mengungkapkan apresiasinya seusai Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta, memberikan keterangan pers soal pengungkapan kasus narkoba jaringan internasional dengan barang bukti 300 kilogram di Sienna Inn, Jl Sutoyo S, Banjarmasin Barat, Kamis (6/8).
Apresiasi sangat wajar disampaikan Paman Birin. Pasalnya, pengungkapan narkoba dalam jumlah besar, bahkan terbesar di luar Pulau Jawa, merupakan kali kedua dari jaringan yang sama.
Sebelumnya, Maret 2020, jajaran Ditresnarkoba Polda Kalsel juga mengungkap jaringan internasional yang masuk melalui Kaltara dan Kaltim dengan barang bukti 208 kilogram sabu. Untuk kasus terakhir ini sudah P21 dan siap digelar di PN Banjarmasin.
”Ini merupakan hasil kerja yang luar biasa dari Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Kalsel,” tandas gubernur.
Bahkan hari ini, sambung Paman Birin, terbukti kembali Polda Kalsel dan jajarannya serius dalam menghadapi tindak pidana penyalahgunaan narkoba
“Karena itu, saya pribadi dan dengan atas nama rakyat Kalsel, mengucapkan terima kasih serta penghargaan luar biasa kepada Polda Kalsel, Polda Metro, Satgasus Merah Putih bentukan Kapolri dan Kabareskrim Polri,” tegas Paman Birin.
Meski demikian, gubernur mengaku heran karena Kalsel menjadi sasaran empuk peredaran barang haram tersebut. Ini terbukti dengan dua kasus yang diungkap dengan barang buktinya sangat banyak.
Oleh sebab itu, Paman Birin mengajak semua pihak untuk bekerja sama menyatukan tekad memerangi dan membumihanguskan pemyalahgunaan narkoba di Provinsi Kalsel. (oie/foto: sasi)