JAKARTA, banuapost.co.id– Sebanyak 14.728 spesimen terkait korona yang diperiksa sepanjang Senin (3/8), ditemukan sedikitnya 1.679 orang yang terkonfirmasi positif. Dengan tambahan jumlah itu, Covid-19 Indonesia terakumlasi menjadi 113.134 kasus
Sementara total pasien yang sembuh, sebagaimana dikutip dari situs covid19.go.id, totalnya sebanyak 70.237, setelah ada penambahan 1.262 orang. Sedang total pasien positif korona yang meninggal dunia bertambah 66 orang, hingga totalnya menjadi 5.302 kasus.
Sebelumnya, Ahad (2/8), total pasien akibat terinfeksi virus korona mencapai 111.455 orang. Sedang kasus sembuh, ada 68.975, dan pasien yang meninggal dunia mencapai 5.236 kasus.
Berikut sebaran 1.679 kasus baru yang dilaporkan 24 provinsi: Jawa Timur: 478, DKI Jakarta: 472, Sulawesi Selatan: 97, Jawa Tengah: 95, Sulawesi Utara: 78, Sumatera Utara: 57, Jawa Barat: 56, Riau: 50 kasus.
Kemudian, Kalimantan Selatan: 46, Bali: 41, Gorontalo: 38, Nusa Tenggara Barat: 35, Lampung: 26, Kalimantan Timur: 22, Banten: 21, Sumatera Barat: 17, Kalimantan Tengah: 14, DI Yogyakarta: 12, Sumatera Selatan: 11, Maluku Utara: 5, Bangka Belitung: 3, Aceh: 2, Sulawesi Tenggara: 2 dan Sulawesi Barat: 1 kasus.
10 provinsi yang melaporkan tidak ada kasus baru korona: Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sedang suspek korona yang dipantau hingga hari ini, Senin (3/8), tercatat ada sebanyak 77.572 orang.
Seperti diketahui, istilah suspek tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Seiring dengan surat keputusan itu, tidak ada lagi istilah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), maupun orang tanpa gejala (OTG). (yb/ilust: gopal)