BANJARMASIN, banuapost.co.id– Sebanyak 5.000 masker diberikan Gubernur H Sahbirin Noor untuk insan pers yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel.
Bantuan secara simbolis diserahkan Paman Birin, sapaan akrabnya, ke Ketua PWI Kalsel, Zainal Hilmi, seusai membuka seminar Masyarakat Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) yang dihelat di Gedung PWI Kalsel, Senin (14/9) siang.
Dalam seminar yang mengusung tema: “Peran Pers Mengawal Pemilu yang Bermartabat”, gubernur tak menampik peran pers sebagai pilar ke-4 dalam negara demokrasi, sangat penting untuk kesuksesan pesta lima tahunan.
“Sebab, pemilu adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat. Atau dengan kata lain, pemilu adalah sarana bagi rakyat untuk menjalankan kedaulatannya,” tegas Paman Birin.
Oleh karena itu, lanjut gubernur, sudah menjadi kewajiban semua penyelenggara negara maupun warga negara, untuk memastikan pemilu yang berlangsung adalah bermartabat. Pemilu yang diselenggarakan adalah pemilu yang berjalan secara langsung bebas, rahasia, jujur dan adil.
“Tentu untuk mewujudkan pemilu yang bermartabat perlu upaya keras, baik dalam rangka memastikan seluruh tahapan pemilu dapat berjalan secara baik, adil dan transparant, maupun upaya untuk membuka wawasan serta kesadaran betapa pentingnya suara yang diberikan rakyat nantinya,” jelasnya.
Begitupun pers sebagai pilar ke-4 dalam negara demokrasi, lanjut Pama Birin, memiliki posisi yang strategis dalam memberikan informasi kepada masyarakat.
“Upaya insan pers mengawal penyelenggaraan pemilu yang bermartabat, salah satu bentuk implementasi sebagai pilar ke-4 demokrasi. Sedang fungsi pers sebagai alat kontrol sosial dalam penyelenggaraan pemilu, khususnya pilkada serentak tahun ini, sangatlah luas,” ucap Paman Birin.
Peran yang dapat dijalankan pers untuk mewujudkan pemilu yang bermartabat, antara lain mulai dari mengawal partisipasi masyarakat, penyelenggaraan seluruh tahapan pemilu, hingga mencegah terjadinya politik uang.
“Bahkan saat ini ada aspek penting lain yang perlu keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya pers, yaitu ikut mengawal kesiapan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan di setiap tahapan pemilu yang diselenggarakan, khususnya dalam pemungutan suara nanti,” pungkasnya. (oie/foto: olivia)