BANJARMASIN, banuapost.co.id– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola SMK 2020.
Bimtek dihelat Ballroom Hotel G’Sign, 15 hingga 17 September mendatang. Kegiatan diikuti 127 Kepala Sekolah SMKN dan swasta di Kalsel.
Dilaksanakannya bimtek ini, untuk memastikan arahan kebijakan dinas pendidikan mengenai tata kelola SMK di 2021 mendatang.
Menurut Kepala Bidang SMK Disdikbud Kalsel, Samsuri, bimtek ini salah satu upaya dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan yang tepat di Bumi Lambung Mangkurat.
“Mulai dari bidang pendidikan SMK dalam pengelolaan sarana dan prasarana, serta bidang-bidang lainnya, mengikuti tata kelola SMK tersebut,” jelasnya.
Sementara gubernur yang diwakili Kadisdikbud, HM Yusuf Effendi, mengatakan, materi pada bimtek ini di antaranya arah kebijakan Dinas Pendidikan 2021.
Ini mengingat Disdikbud Kalsel mendapat dana hibah sebesar Rp 94 miliar yang digunakan untuk membentuk tata kelola SMK Negeri dan Swasta.
“Bahkan dari dana ini pula, rencananya akan dilakukan pembuatan 5 SMA dan 2 SMK tambahan untuk beberapa wilayah di Kalsel,” ungkap Yusuf
Kebijakan pendidikan di Kalsel, lajut Yusuf, telah tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalsel untuk terus bergerak dan meningkat, baik dari kuantitatif maupun kualitatif.
“Namun rencana pembangunan 7 sekolah menengah baru tersebut, harus tertunda dikarenakan semua anggaran pemerintahan terpotong pandemi Covid-19,” imbuhnya.
Perlu diketahui dalam menghadapi masa pandemi Covid-19, semua anggaran dari dinas kepemerintahan, dipotong, termasuk anggaran disdikbud. (oie/foto: olivia)