BANJARMASIN, banuapost.co.id– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel menggelar deklarasi dan pembacaan ikrar, sekaligus penandatangan pakta Integritas, mencegah dan menangkal munculnya klaster Covid-19 di pilkada 2020, Desember mendatang.
Dalam deklarasi yang berlangsung di Halaman Kantor KPU Kalsel, Kamis (10/9), hadir pasangan calon Gubernur dan Wakil Giernur Kalsel 2020, H Sahbirin Noor-H Muhidin.
Sedang pasangan yang mengusung jargon: “Hijrah Gasan Banua”, hanya calon wakil gubernurnya Difriadi Darjat yang hadir.
Menurut Difri, ketidakhadiran Prof Denny Indrayana karena sedang berkunjung ke Kotabaru untuk bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat.
“Pak Denny memang tidak ada hari ini, karena sedang berada di Kotabaru, sekaligus menemui tokoh masyarakat di sana,” tandasnya.
Sementara H Sahbirin Noor yang juga petahana dalam Pilgub Kalsel 2020 ini, mengaku pilkada terasa berbeda dari tahun sebelumnya.
“Pesta demokrasi tahun ini merupakan sejarah baru bagi calon kepala daerah seluruh Indonesia, termasuk Kalsel. Karena di tengah pandemi Covid-19,” ujar Paman Birin, sapaan akrabnya.
Sehingga, sambung gubernur, masyarakat maupun pemerintah tetap harus melawan penyebaran virus ini dalam pelaksanaan pesta demokrasi.
Deklarasi ini juga dihadiri Forkopimda Kalsel, yakni Ketua DPRD H SupianHK dan Kapolda Irjen Pol Dr Nico Afinta. (oie/foto: olivia)