BANJARMASIN, banuapost.co.id– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, lagi-lagi mengeglar webinar. Diskusi memanfaatkan teknologi dunia maya, mengusung tema: “Strategi Pemasaran dan Branding Produk di Masa Pandemi”.
Dengan narasumber Yeni Mulyani Suharyono, Ketua Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) Kalsel, webinar dihadiri para pelaku usaha mikro di Kalsel, yang sekaligus merupakan nasabah Bank Wakaf Mikro (BWM) Al Hijrah Cindai Alus.
Membuka webinar, Direktur Pengawasan OJK Regional 9 Kalimantan, Ahimsa, menyampaikan, OJK telah mengeluarkan berbagai kebijakan. Tujuannya tidak hanya untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, termasuk BWM, juga menjaga resiliensi pelaku usaha.
“Termasuk pelaku usaha mikro, sehingga mampu bertahan dan kembali bangkit menghadapi kondisi pandemi Covid-19,” jelas Ahimsa.
Karena itu, lanjut Ahimsa, webinar capacity building ini melengkapi beragam kebijakan yang telah dikeluarkan OJK. Sehingga pelaku usaha mikro dapat mendukung kebangkitan ekonomi dengan bekal kemampuan yang lebih baik untuk memasarkan produknya di tengah kondisi pandemi.
Dalam paparan materi: “Pentingnya Strategi Pemasaran & Branding Produk di Musim Pandemi”, menurut Yeni Mulyani, kunci yang harus dimiliki pelaku usaha dimasa pandemi, yakni adaptif, inovatif, digital marketing, positive mindset dan komunitas.
Dengan kunci tersebut, pelaku usaha dapat bertransformasi dengan cepat terhadap perubahan perilaku konsumen yang lebih sering #dirumahaja, antara lain melalui optimalisasi media pemasaran digital yang diperkuat dengan kemasan menarik.
“Memiliki mindset positif dan senantiasa berkolaborasi dengan komunitas, juga penting. Agar saling menguatkan dalam melalui masa yang tidak mudah ini,” tutur Yeni. (oie/foto: ist)