PELAIHARI, banuapost.co.id– Diduga akibat ceceran oli, delapan pengendara yang melintas di Jl KH Mansyur, Angsau Pelaihari, ‘berselancar’. Meski tak ada korban jiwa, tak urung kejadian membuat petugas Satlantas, Dishub dan BPBD Tala, terpaksa sibuk menyemprot badan jalan untuk menghilangkan cairan licin tersebut.
Kejadian yang sempat mengagetkan warga di sekitar gunungan atau tanjakan Jl KH Mansyur, diawali dengan tiba-tiba jatuhnya empat pengendara sekaligus sekitar pukul 17.00 Wita, atau beberapa saat setelah hujan reda, Jumat (9/10) sore.
Total ada delapan pengendara yang terjatuh sebelum petugas gabungan melakukan pembersihan di lokasi yang diduga ada bekas ceceran oli itu.
Susanto, penjual ayam goreng yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, mengaku tidak tahu persis apa penyebabnya. Ia hanya sempat melihat seorang pengendara wanita tiba-tiba jatuh dan kendaraannya meluncur di aspal.
“Saya tidak melihat pasti berapa pengendara yang terjatuh akibat tergelincir. Kalau tidak salah ada delapan pengendara yang terjatuh,” kata Susanto.
Warga yang melihat kejadian itu langsung melaporkannya ke Dinas Perhubungan Tala, yang kemudian mengamankan lokasi. Di susul dengan datangnya petugas Satlantas Polres Tala.
Dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Tala, petugas kemudian melakukan penyemprotan jalan. Sebelum disemprot, jalan ditaburi dengan sekitar 25 bungkus diterjen bubuk.
“Kami dating ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan dari teman-teman Dishub Tala, dan bersama-sama mengamankan pengguna jalan yang melintas,” kata Aiptu Ferry Setiyawan, anggota Satlantas Polres Tala.
Sekitar Pukul 19.00 Wita, Jl KH Mansyur kembali normal. Sementara ceceran oli, belum diketahui datang dari mana. (zkl/foto: zul yunus)