PELAIHARI, banuapost.co.id– Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanah Laut diminta menciptakan kader-kader yang dapat bergerak sesuai dengan potensi yang dimiliki, dan kesadaran serta percaya diri.
Karena kader PMII mempuyai tanggung jawab yang besar di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan beragama.
Permintaan disampaikan Bupati Tanah Laut dalam sambutan yang dibacakan sekda H Dahnial Kifli, saat membuka acara Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) PMII Tala di Gedung Sarantang Saruntung, Sabtu (31/10).
Menurutnya, penting bagi para mahasiswa untuk dapat berorganisasi di luar kampus. Selain untuk belajar, menggali potensi diri, menambah ilmu pengetahuan dan wawasan, juga dapat memperluas jaringan dan teman.
“Mahasiswa sebagai agen perubahan, diharapkan mampu melakukan inovasi dan kreativitas, untuk melakukan perubahan yang positif,” katanya.
PMII sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus, harus terus bercita-cita mewujudkan Indonesia ke depan yang lebih baik.
Bagitupun dengan kegiatan Mapaba ini, dapat menjadi fase orientasi dan pengenalan awal PMII kepada mahasiswa yang akan meneruskan perjalanan organisasi.
“Saya juga berharap, kegiatan ini dapat memberikan ide kreatifitas yang membangun dan berkembang, serta berperan dalam pembangunan terutama di Tanah Laut,” harapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Dahnial menekankan agar para mahasiswa dapat membekali diri dengan public speaking, untuk tampil berbicara di depan umum dan berinteraksi dengan pendengar menggunakan nada bicara dan bahasa tubuh yang sesuai.
Tak lupa juga, ia mengajak para mahasiswa menyanyikan lagu Syubbanul Wathon untuk membakar semangat para mahasiswa.
Kegiatan ini dibagi dalam tiga sesi, pertama dilaksanakan September, sesi kedua yang dilaksanakan pada hari ini dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang, dan dilanjutkan sesi ketiga pada November mendatang. (zkl/foto: ist)