PELAIHARI, banuapost.co.id– Seorang montir di Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, mencabuli wanita berkebutuhan khusus yang baru berusia 18 tahun. Ironisnya lagi, remaja yang dijadikan pemuas syahwat ini, cucu dari saudara sepupunya sendiri.
Karena perbuatan bejatnya itulah, SAR (33), Jumat (9/10) digelandang jajaran Polres Tala setelah mendapat laporan dari AL, orangtua korban di Mapolsek Pelaihari Kota.
Terbongkarnya perbuatan bejat ini terjadi pada Senin (5/10) lalu, berawal dari kecurigaan kepada anaknya yang banyak membeli makanan ringan. Padahal sebagai orangtua, jarang memberi uang.
Setelah ditanya, Bunga –bukan nama sebenarnya, Red.– dengan lugu menceritakan apa yang dialaminya. Bunga mengaku dapat uang dari SAR.
Namun sebelum memberi uang, terlebih dahulu meniduri. Mendapat penjelasan dari si anak, AL pun melapor ke Mapolsek Pelaihari.
Dalam peneriksaan sementara, SAR mengakui semua perbuatannya. Warga Desa Ketapang yang sudah memiliki seorang istri dan anak itu, akhirnya diinapkan di sel mapolsek.
SAR mengaku sudah tujuh kali melakukan perbuatan tak senonoh terhadap gadis keterbelakangan mental itu sejak petengahan Juli lalu.
Menurut SAR ia melakukan perbuatan cabul itu karena sering melihat korban buang air kecil tidak jauh dari tempatnya bekerja sebagai montir.
“Kejadian pertama seingat saya pada pertengahan bulan Juli lalu, karena saya sering melihat ia buang air kecil di dekat bengkel,” ujar SAR yang diminta penjelasannya, Ahad (11/10) malam.
Kapolsek Pelaihari, Ipda Felly Manurung, membenarkan saat ini anggotanya tengah memeriksa sorang lelaki yang mencabuli gadis berketerbelakangan mental.
“Ia saat ini anggota kami tengah memeriksa tersangka dan meminta keterangan saksi-saksi atas pencabulan itu,” kata Kapolsek.
Atas perbuatan tak senonoh itu, menurut kapolsek, SAR dijerat dengan pasal 81 UU No: 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman pidana untuk pasal ini, penjara minimal 5 tahun.
Selain mengamankan SAR, petugas juga menyita baran bukti berupa pakaian korban saat pelaku melakukan perbuatan kepada gadis belia yang ternyata masih kerabatnya itu. (zkl/foto: zul yunus)