BATULICIN, banuapost.co.id– Temu kader generasi muda Partai Golkar digelar DPD-nya di Sekretariat Pemenangan paslon ZR, Jl Batulicin, Tanah Bumbu Sabtu (28/11).
Mengusung tema: ‘Melienial Cerdas Melek Politik’, temu kader diikuti Sahabat Muda Golkar, Laskar Banua borneo, Laskar Milenial dan Generasi Putih Kabupaten Tanah Bumbu.
Sebagai narasumber, Sekjen DPD Partai Golkar Tanbu, Aman Makmur. Sementara mewakili generasi minelial, Gadis Wahyu Ramadhantari, tenaga ahli Fraksi Partai Golkar di DPRD setempat.
Aman Makmur memberikan bekal akan sejarah dibentuknya Sekber Golkar, 20 0cktober 1964. Akibat terjadi goncangan, para tokoh-tokoh yang dimotori elit-elit TNI ketika itu mendirikan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI)
Organisasi buruh atau pekerja seluruh Indonesia ini, didirikan pihak militer untuk mengimbangi keberadaan Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (SOBSI) yang dianggap radikal dan kekiri-kirian.
Kemudian mendirikan Partai Masyarakat Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR). Sejak berdirinya, 1960, MKGR hanya berbentuk organisasi massa. Pada 1964, MKGR turut membidani kelahiran Golkar. Karena itu sejak awal MKGR merupakan salah satu dari pilar-pilar Golkar.
Namun pada perjalanan selanjutnya, apa yang dilakukan Golkar tidak lagi seirama dengan kehendak mayoritas rakyat. Maka MKGR pun melepaskan diri dari Golkar dan berjuang sendiri dalam bentuk parpol, yang melahirkan Sekretariat Bersama Golongan Karya, 20 Oktober 1964.
“Dengan sejarah ini, kita mengedukasikan pada generasi muda kaum milenial bagaimana cara-cara berpolitik santun muapun terlepas dari money politik,” ujar Aman.
Sementara yang mewakil generasi minelial, Gadis Wahyu Ramadhantari, mengatakan, tidak selamanya dan tidak semestinya politik itu kotor.
“Tapi tergantung orang yang menjalankanya. Bagaimana politik bersih dan bagaimana politik itu kotor. Karena itu sebagai generasi penurus bangsa yang terjun ke dunia politik, untuk membangun negara ini yang ke depanya lebih baik lagi,” tegasnya.
Khusus untuk Pilkada Tanbu 2020 ini, Gadis mengaku antusias menyambutnya. Karena mendambakan calon yang benar-benar mumpuni untuk membawa Tanah Bumbu ke arah yang lebh baik lagi.
“Sosok itu ya Bapak Pembangun, dr HM Zairullah Azhar,” tegasnya.
Kenapa harus Zairullah? “Selain religius dan mengoyami masyaraka, juga tak memilih golongan baik dari mana pun. Bahkan jadi ayah dari ribuan anak yatim di Bumi Bersujud ini,” pungkas Gadis. (jack/foto: ist)