BATULICIN, banuapost.co.id– Terusik akan ketiadaan biaya untuk operasi katarak seorang warga di Desa Al Kautsar, Ketua Tim Pemenangan paslon dengan jargon: ‘Bersama Rakyat Kita Menang’ dalam kontestasi pilkada Tanah Bumbu, 9 Desember mendatang, Mardani H Maming, memberikan donasi.
Bantuan biaya pengobatan untuk penderita katarak ini, ketika paslon nomor urut 1, Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman (SHM-MAR), menggelar kampanye di Kecamatan Satui, Kamis (19/11). Warga penderita katarak yang ikut berhadir, Kasmir (50).
Menurut Kasmir, sekitar 5 bulan lalu dia telah pergi ke Puskesmas Korea di Sungai Danau. Saat itu dirinya menunjukkan kartu BPJS Ketenagakerjaan. Namun ditolak, karena bukan Kartu BPJS Kesehatan.
“Di puskesmas saya dikasih surat rujuk dan harus menyiapkan dana sebesar Rp 15 juta untuk bisa operasi. Bilang pihak puskesmas, kapan saja bisa berobat ke Batulicin. Tapi harus siapkan uang Rp 15 juta,” ujar Kasmir yang saat ini berdiam di mess eks perusahaan.
Disinggung soal adanya program pengobatan gratis dari pemda, Kasmir mengaku pernah mendengar. Namun itu di saat Mardani menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu. Setelahnya tak ada lagi begitu Mardani mengundurkan diri.
“Waktu saya bilang saya tidak mampu, pihak puskesmas menganjurkan agar mengurus surat keterangan tidak mampu ke kantor desa. Jadi hingga sekarang saya belum melakukan pengobatan. Ya itu tadi, karena harus menyiapkan dana Rp 15 juta,” cerita Kasmir.
Setelah mendengar penuturan Kasmir, Ketua Tim Pemenangan SHM-MAR, Mardani H Maming yang mengaku ikut prihatin, kemudian memberikan bantuan biaya untuk operasi mata. Alhamdulillah. (yb/*/foto: ist)