BANJARBARU, banuapost.co.id– PT Antang Gunung Meratus meraih penghargaan peringkat Hijau 2019 dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel.
Penghargaan diserahkan Pj Sekda Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, di Halaman Kantor DLH Kalsel, Senin (28/12).
Daniel Siregar, Sect Head Environment (SHE) PT Antang Gunung Meratus, mengucapkan syukur atas program lingkungan yang selama ini dijalankan meraih penghargaan.
“Program yang kita lakukan, rehabilitasi lubang tambang dengan penghijauan, restorasi dan pengembangan ekosistem bekantan serta upaya penghematan energi melalui pembangunan kanal untuk angkutan batubara,” jelas Daniel seusai menerima penghargaan.
Selain itu, lanjut Daniel, pengembangan kawasan ekowisata dan konservasi bekantan PT Antang Gunung Meratus untuk menyelamatkan habitat hewan yang dilindungi UU, ekosistem lahan gambut akibat kebakaran hutan dengan target konservasi seluas 95 hektare dan yang sudah tercapai 74 hektare.
“Harapannya dengan restorisasi hewan bekantan yang dianggap sudah punah bisa kembali lagi, karena habitatnya sudah direstorisasi,” ungkapnya.
Seperti diketahui, proper merupakan program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang dikembangkan Kementerian LH sejak 1995 untuk mendorong perusahaan meningkatkan pengelolaan lingkungan.
Dari penilaian proper, perusahaan akan memperoleh citra atau reputasi sesuai bagaimana pengelolaan lingkungannya.
Bahkan proper ini dipuji berbagai pihak, termasuk Bank Dunia (World Bank Group), dan menjadi salah satu bahan studi kasus di Harvard Institute for International Development.
Juga menjadi contoh di berbagai negara di Asia, Amerika Latin dan Afrika, sebagai instrumen penaatan alternatif lingkungan. Pada 1996 proper mendapatkan penghargaan Zero Emission Award dari United Nations University di Tokyo.
Proper sendiri terbagi menjadi beberapa peringkat, yaitu emas, hijau, biru, merah, dan hitam. Kriteria ketaatan digunakan untuk peringkatan adalah biru, merah dan hitam . Sedang kriteria penilaian aspek lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance), hijau dan emas. (oie/foto: olivia)