BANJARMASIN, banuapost.co.id– Bantuan kemanusiaan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, untuk korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), disambut Pangdam VI/Mulawarman, Mayjend TNI Heri Wiranto.
Bantuan berupa bahan sembako dan kebutuhan lainnya yang diangkut kapal TNI AD, ADRI-50, berangkat dari Jakarta, Selasa (19/1), tiba di Dermaga Trisakti Banjarmasin, Jumat (22/1).
“Dari Jakarta, KRI ADRI-50 membawa bantuan makanan yang terdiri atas beras sebanyak 30 ton, mie instan 6.455 koli, minyak goreng 317 koli, gula pasir 506 kilogram, 613 paket sembako dan 46 koli sarden,” jelas Mayjend TNI Heri Wiranto.
Selain itu, kapal tersebut juga membawa 760 selimut, tenda sebanyak 38 koli, sarung 125 koli, 4 unit toren berkapasitas 1.000 liter, jembatan acrow panel type 1-1 sebanyak 10 petak, jembatan compact type 1-1 sebanyak 10 petak, 2 unit truk cran carga, dan 1 unit self loader.
“Tidak hanya itu, KSAD juga mengirimkan bantuan tenaga medis TNI AD yang terdiri atas 2 dokter spesialis, 4 dokter umum, 5 bintara perawat dan alat kesehatan,” papar pangdam.
Tentu saja tenaga medis juga dibekali obat-obatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Mulai obat diare, anti muntah, vitamin, tetes mata, salep kulit untuk gatal-gatal, obat nyeri kepala, obat nyeri pinggang, obat maag, dan antibiotik.
Bantuan tersebut secara simbolis diberikan kepada Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, disaksikan jajaran Forkopimda Kalsel.
Gubernur seusai menerima bantuan KSAD, mengucapkan terima kasih, termasuk ke seluruh jajaran TNI AD.
“Dikesempatan yang baik ini, saya atas nama rakyat Kalsel mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sungguh sangat tidak ternilai atas bantuan yang telah diberikan KSAD. Bantuan ini akan dibagikan kepada warga terdampak banjir,” tandas Paman Birin, sapaan familiar Gubernur Kalsel itu.
Turut hadir dalam menyambut bantuan kemanusiaan KSAD, Wali Kota Banjarmasin, Kapolresta dan jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin lainnya.
Seperti diketahui, intensitas hujan yang cukup tinggi selaa beberapa hari, mengakibatkan sedikitnya 11 dari 13 kabupaten/kota di Kalsel terendam. Bahkan di HST, ketinggian air mencapai 2 hingga 3 meter. Sehingga ribuan warga terdampak, terpaksa mengungsi dan memerlukan uluran tangan. (oie/foto: olivia)