BANJARMASIN, banuapost.co.id– Padi unggul yang dicocoktanamkan petani binaan Bank Kalsel di Kecamatan Jorong, Tanah Laut, ternyata tangguh dikondisi ekstrem.
Kepastian masih bertahannya tanaman meski terdampak banjir hampir dua pekan itu, setelah pihak Bank Kalsel Kantor Cabang Pelaihari melakukan peninjauan ke lokasi di Trans 300, awal pekan tadi.
Peninjauan dilakukan Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Pelaihari, Anwari, beserta jajaran dengan mengikutsertakan konsultan pertanian Ir Cecep Sadikin.
“Peninjauan ini merupakan wujud kepedulian kami kepada petani binaan, khususnya yang telah terdampak bencana banjir. Alhamdulillah, padi binaan Bank Kalsel yang telah berumur 40 hari masih dalam keadaan baik dan sehat serta mampu bertahan meski sempat terendamer,” jelas Anwari.
Sebelumnya pada 2020 lalu, Bank Kalsel telah melaksanakan gathering, panen raya dan kemudian melakukan penanaman bibit padi bersama petani binaan dengan menggunakan teknik, sebagaimana arahan konsultan pertanian Bank Kalsel, Ir Cecep Sadikin.
Disinyalir padi yang bisa tumbuh di Pulau Jawa, diprediksi dapat tumbuh dan bertahan di tanah yang terdapat di Kabupaten Tanah Laut, khususnya di Kecamatan Jorong. Saat ini bibit yang ditanam diperkirakan akan panen sekitar 40 hingga 50 hari lagi.
Adapun varietas unggulan yang ditanam petani binaan Bank Kalsel, jenis padi merah, hitam, cakra buana, IF16 dan siem-siem.
Sementara Atek, satu petani binaan Bank Kalsel di Pelaihari, menyatakan ungkapan terima kasih atas perhatian dan dukungan Bank Kalsel terhadap petani, khususnya di Kecamatan Jorong.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Bank Kalsel kepada petani di Kecamatan Jorong khususnya di Trans 300,” tandas Atek.
Dengan adanya bantuan permodalan dan pendampingan, lanjut Atek, petani Jorong mampu menghasilkan hasil panen dengan kualitas yang baik.
Di tempat terpisah, Dirut Bank Kalsel Agus Syabarrudin menuturkan, Bank Kalsel senantiasa mendukung pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, hususnya di Tanah Laut.
“Kami sangat bersyukur, padi yang telah ditanam bersama para petani binaan pada tahun sebelumnya, masih berdiri kokoh dan tetap terjaga kualitasnya jika dibandingkan dengan padi-padi lainnya di wilayah tersebut, meskipun terdampak banjir,” ujar Agus.
Apa yang dilakukan Bank Kalsel, sambung Agus, merupakan wujud nyata dalam meningkatkan kesejahteraan para petani. Bank Kalsel tidak hanya memberikan modal, tapi juga turut membimbing para petani agar menghasilkan panen yang berkualitas.
Bank Kalsel sebagai bank daerah, tentunya akan terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan daerah. Hal ini terus dikumandangkan dan diwujudkan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program daerah dalam upayanya untuk peningkatan ekonomi.
Menurut Agus, sesuai tagline: ‘Setia Melayani, Melaju Bersama’, Bank Kalsel senantiasa selalu memberikan yang terbaik serta menjadi mitra bagi masyarakat untuk berkembang bersama. (oie/foto: ist)