BARABAI, banuapost.co.id– Imbas bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten HST, selain memutus jalan juga jaringan listrik ke Desa Arangani.
Sejak musibah 14 Januari lalu, masarakat desa di salah satu Kecamatan Hantakan, sampai saat ini masih belum bisa menikmati enegi dari PT PLN (Persero) itu.
Bersama Babinsa Koramil 1002-07/Pagat, Sertu Watiran dan warga, petugas PLN bergotong royong memulai pemasangan ari Desa Alat ke Desa Arangani, Senin (1/2).
Meurut Masrani, warga Desa Arangani, yang ikut dalam gotong royong pemasangan, semenjak musibah terjadi hingga hari ini desanya gelap gulita.
Pasalnya karena ada tiang listrik di Desa Alat yang patah diterjang derasnya arus. Bahkan badan jalan juga ikut terkikis banjir, hingga terputus.
Sementara, Sertu Watiran di sela-sela gotong royong, membenarkan apa yang disampaikan Masrani.
“Sejak musibah datang hingga hari ini, untuk listrik di Desa Arangani belum bisa menyala. Karena ada tiang dan kabel listrik yang putus,” jelasnya.
Karena kondisi yang gelap gulita pada malam hari itu, lanjut Sertu Watiran, diajaklah masyarakat binaan untuk membantu petugas PLN dalam memasang jaringan.
“Tentunya agar saudara kita yang di desa sebelah (Arangani), bisa segera menikmati aliran listrik,” imbuhnya. (ril/foto: ist)