BANJARMASIN, banuapost.co.id– Program normalisasi sungai yang dilakukan Pemko Banjarmasin, sebagai imbas banjir yang menerjang, dibackup Polda Kalsel.
Ini karena surat edaran Wali Kota Banjarmasin sejak dua pekan lalu, yang meminta pemilik bangunan yang berada di atas sungai membongkar sendiri bangunannya, seperti dicuekin.
Padahal program normalisasi sungai ini, juga mendapat perhatian Gubernur dan Kapolda Kalsel. Bahkan gubernur mengeluarkan instruksi yang isinya nyalis tak jauh berbeda dengan surat edaran Wali Kota Banjarmasin.
Terlebih lagi ketika terjadi banjir berkepanjangan di pinggiran kota Banjarmasin, medio Januari lalu, selain hujan yang ekstrem, juga karena banyaknya anak sungai di dalam Kota Banjarmasin yang tidak berfungsi akibat bangunan dan jembatan yang dibangun.
Karena ada kesan ngeyel pemilik bangunan di atas sungai inilah, Satuan Tugas Pelaksana (Satgaslak Normalisasi Sungai, Sabtu (6/2) mulai beraksi. Dua alat berat dikerahkan membongkar untuk mengembalikan fungsi sungai mengalirkan air hingga ke laut.
Sungai Jl Veteran dan A Yani pun mulai dikeruk. Tahap pertama pengerukan dilakukan di Sungai Veteran, tepatnya di belakang klenteng atau tempekong dan sungai di Jl A Yani depan Pasar Pandu Km 3.
Dirbinmas Polda Kalsel, Kombes Pol Widiatmoko yang didampingi Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana, tak menampik keterlibatan Polda Kalsel dalam normalisasi sungai merupakan bentuk backup terhadap Pemko Banjarmasin.
“Ini juga sekaligus menindaklanjuti instruksi Gubernur dan Kapolda Kalsel,” tegasnya di sela menyaksikan pengerukan Sungai Veteran.
Sementara pengerukan di Sungai Jl A Yani, di dekat play over atau Markas Lanal Banjarmasin, dipimpin langsung Ketua Satgaslak Normalisasi Sungai yang juga Asisten Dua Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setdako Banjarmasin, Doyo Pudjadi.
Menurutnya, dengan dimulainya pengerjaan normalisasi sungai sesuai surat edaran wali kota, kepada pemilik jembatan atau bangunan dan gedung yang berada di atas sungai diberi waktu sepekan untuk membongkar sendiri bangunannya.
“Jika tidak, kami yang akan melakukan pembongkaran, tanpa tebang pilih,” tegasnya. (b2n/foto: iman)