PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Mulai terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa daerah, mendapat perhatian serius Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo.
Kapolda memantau titik panas di Command Center Ditreskrimsus Polda Kalteng bersama jajaran Korem 102/Panju Panjung, Pemprov Kalteng, dan Manggala Agni serta dari Telkom, Senin (15/3).
Pengecekan hotspot dilakukan menggunakan sarana satelit yang dapat memantau langsung titik panas yang ada.
Pemantauan dilakukan selepas pelaksanaan video conference karhutla bersama Asops Kapolri, Irjen Drs Imam Soegianto. bersama Polda Jajaran.
Menurut Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Kismanto Eko Saputro, dalam pemantauan belum ditemukan adanya titik panas di wilayah Kalimantan Tengah. Hal ini disebabkan masih adanya curah hujan di beberapa wilayah.
Dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai persiapan seluruh stakeholder dalam mengantisipasi dan menanggulangi karhutla.
“Operator di dalam command center secara berkala memantau hotspot melalui satelit. Nantinya akan segera dilaporkan ke pimpinan untuk penanggulangan secara cepat dan terukur,” katanya.
Selain mengantisipasi dalam bidang teknologi, Polda Kalteng dalam komitmennya menanggulangi dan mencegah karhutla, turut mempersiapkan personel, sarana dan prasarana serta membangun posko karhutla di setiap daerah. Setidaknya ada 140 posko tersebar di 14 kabupaten dan kota.
“Polda Kalteng terus bersiap diri mencegah dan menanggulangi karhutla. Di antaranya dengan menyebarkan maklumat Kapolda Kalteng tentang sanksi pidana bagi masyarakat maupun korporasi yang membakar lahan,” jelasnya. (din/foto: ist)