BANJARMASIN, banuapost.co.id– Apel Komandan Satuan (Dansat) tersebar Kodam VI/Mulawarman resmi ditutup Kasdam VI/Mlw, Brigjend TNI Tri Nugraha Hartanta, di Gedung Mahligai Pancasila, Jumat (26/3). Sebelumnya, apel dansat dibuka Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto, secara virtual, Kamis (25/3).
Pangdam VI/Mlw dalam sambutan yang dibacakan Brigjend TNI Tri Nugraha Hartanta menjelaskan, apel dansat guna lebih meningkatkan integritas dalam mewujudkan profesionalisme prajurit seiring dengan pesatnya arus globalisasi.
“Sebagai dansat harus memiliki kemampuan serta memiliki ilmu di bidang masing-masing, sehingga profesionalitas dapat terjadi,” ujarnya.
Sementara Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah, dalam pengarahannya menyampaikan beberapa penekanan. Salah satunya bencana banjir.
“Bencana banjir yang hampir melanda di seluruh wilayah Kalsel, menjadi pembelajaran kita bersama. Apabila nanti terjadi lagi, yang menjadi prioritas adalah daerah yang terisolir, daerah yang terputus jaringan penghubungnya dan belum tersentuh bantuan,” ucap pati TNI bintang satu ini.
Selain itu terkait protokol kesehatan, danrem minta terus diakukan operasi penegakan. Mengingat dalam dua bulan terakhir kasus positif di Kalsel, khususnya Banjarmasin dan Banjarbaru, kian naik.
Begitupun dengan penanggulangan karhutla, lanjut danrem, juga harus diperhatikan. Karena itu, masing-masing satuan menyiapkan sarana dan prasarana serta memetakan daerah mana yang rawan terbakar.
Diakhir pengarahannya, danrem juga menekankan tentang pengamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pilgub di beberapa wilayah di Kalsel, serta pilwali Kota Banjarmasin.
“Kita harus menjaga keamanan dan ketertiban jalannya PSU. Sehingga dalam pemilihan nanti dapat berjalan aman dan lancar,” tandasnya.
Kegiatan ini di wilayah Kalsel diikuti Danrindam VI/Mulawarman, para Kasi Korem 101/Antasari, Dandim dan Danyonif jajaran Korem 101/Ant serta para dansat. (oie/foto: ist)