BANJARMASIN, banuapost.co.id– Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juni mendatang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel gelar webinar.
Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan Ditresnarkoba Polda Kalsel, webinar mengusung tema: Dengan Literasi Kita Perangin Narkoba.
Menurut Kepala Dispersip Kalsel, Hj Nurliani, webinar merupakan bentuk kontribusi kepada bangsa. Mengingat masalah narkotika adalah masalah bangsa dan menjadi tanggung jawab semua pihak untuk mencegah penyalahgunaannya.
“Webinar ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian kami. Harapannya bisa memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama mengenai bahaya narkoba,” jelas Bunda Nunung, sapaan akrabnya, baru-baru tadi.
Penggunaan zat-zat terlarang, seperti kokain, sabu ataupun ganja, lanjut Nunung, mengalami peningkatan di tengah pandemi Covid-19 ini. Hal itu tentunya tidak luput dari kurangnya informasi dan stres berkepanjangan akibat ekonomi yang lesu di tengah pandemi.
“Dari informasi yang saya tahu, pengguna narkoba rata-rata masih berusia muda dan produktif. Selain itu juga timbul spekulasi kondisi ini karena banyaknya orang stres akibat kegiatan bisnis yang tidak aktif. Oleh karenanya, semua elemen harus terlibat memberantas penyakit yang bisa merusak masa depan anak-anak bangsa,” ujarnya.
Sementara, Kepala BNNP Kalsel, Brigjend Pol Jackson Lapalonga, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kerja sama yang ditawarkan Dispersip Kalsel untuk mengisi webinar pada peringatan HANI 2021 yang rencananya akan dilaksanakan Jumat (25/6) mendatang.
Terlebih, menurut Jackson, penyalahgunaan narkotika menjadi permasalahan serius. Terutama yang melibatkan generasi milenial. Karena itu, permasalahan ini perlu mendapatkan perhatian khusus sedini mungkin agar SDM yang unggul dan tangguh bisa terwujud.
“Saya memberikan apresiasi kepada kepala dinas dan jajarannya. Saya awalnya kaget dan bangga, permasalahan narkoba ini juga menjadi konsep dari pada kegiatan dinas yang dipimpin Ibu Nunung,” kata Jackson.
Masyarakat dapat mengikuti webinar dengan mendaftarkan diri melalui link: bit.ly/reg-anti-narkotika2021 atau live streaming yang ditayangkan di kanal YouTube resmi milik Dispersip Prov Kalsel. Gratis. (oie/ilust: ist)