BALIKPAPAN, banuapost.co.id– Semarak hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus, turut dimanfaatkan komunitas MAXI Yamaha untuk melakukan berbagai aktivitas menarik yang memberikan rasa #banggaMAXImal.
Seperti yang dilakukan komunitas MAXI Yamaha asal kota Pontianak. Mereka memiliki cara unik dalam merayakan hari jadi negara yang ke-76 dengan melakukan kegiatan Touring Merdeka.
Bukan sembarang touring. Perjalanan yang melibatkan 10 rider pengguna NMAX dan XMAX, melintasi 4 provinsi Kalimantan.
Mengambil titik awal keberangkatan dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat, para bikers MAXI Yamaha menuju ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan melewati kota-kota yang berada di Provinsi Kalimantan Tengah dan Selatan.
Jika dihitung dengan perjalanan pulang, Touring Merdeka yang diinisiasi Komunitas Big Max Indonesia (BMI) dan Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) chapter Kalbar ini, akan menempuh jarak sekitar 4.000 kilometer selama 8 hari perjalanan, terhitung dari tanggal 13 – 21 Agustus 2021.
“Di tengah semangat hari kemerdekaan, kami perwakilan komunitas MAXI Yamaha Kalimantan Barat sengaja mengadakan kegiatan touring jarak jauh lintas provinsi untuk menyalurkan hobi dan menyapa saudara-saudara kami sesama komunitas MAXI yang ada di wilayah Kalimantan,” ungkap Fendi, salah satu peserta touring yang berasal dari Big Max Indonesia (BMI).
Melalui touring ini, sambung Fendi, juga ingin melihat serta menikmati keberagaman Indonesia secara langsung, khususnya di Pulau Kalimantan yang terkenal kaya akan seni budaya, keindahan alam, maupun cita rasa kulinernya.
Bagi Fendi pribadi, kegiatan touring ini juga menjadi pembuktian betapa kuatnya ikatan persaudaraan bagi sesama pengguna Maxi Yamaha. Pasalnya, dari 10 peserta yang berangkat, seluruhnya berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda baik secara umur maupun pekerjaan. Motor MAXI Yamaha lah yang justru mempersatukan mereka dalam berbagi cerita dan hobi menikmati aktivitas berkendara.

“Melalui perjalanan ini, kami juga mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Ikatan persaudaraan yang kuat antara sesama komunitas MAXI Yamaha sangat terlihat,” tandasnya.
Sepanjang perjalanan, lanjut Fendi, selalu dipantau teman-teman komunitas lokal melalui aplikasi touring. Jadi sewaktu-waktu mengalami kendala, mereka bisa langsung membantu.
Begitupun ketika sampai di kota-kota checkpoint, pemberhentian juga selalu disambut dengan hangat, bahkan dimalam hari sekalipun.
“Oleh karena itu saya selalu bilang, MAXI Yamaha itu satu motor sejuta saudara. Karena berbagai latar belakang pengguna, dipersatukan oleh motor,” imbuh Fendi. (yb/foto: ist)