BANJARMASIN, banuapost.co.id– Polda Kalsel kembali menggelar Gerai Vaksin Presisi untuk program Vaksinasi Merdeka, 13 hingga 16 September mendatang.
Empat hari berturut-turut dihelatnya vaksinasi ini, sebagai upaya pencapaian herd immunity (kekebalan keompok) untuk masyarakat Bumi Lambung Mangkurat. Selain bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, juga agar aktivitas kembali normal. Sehingga perekonomian dapat bertumbuh.
“Program vaksinasi untuk ribuan warga akan terus digencarkan Polda Kalsel selama stok masih tersedia,” tegas Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifa’i, Sabtu (11/9).
Khusus untuk program Vaksinasi Merdeka yang akan diselenggarakan Senin 13 September mendatang, sambung Kombes Rifa’I, sasaranya sebanyak 1.000 peserta.
Menurutnya, kembali digelarnya vaksinasi ini, menyusul sukses dilaksanakan di pesantren dan rumah ibadah secara serentak, beberapa waktu lalu.
“Kali ini Polda Kalsel kembali memberikan kesempatan bagi masyarakat Banua yang belum divaksin,” jelasnya.
Selain menggelar Vaksinasi Merdeka yang diinisiasi Presiden Joko Widodo melalui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polda Kalsel juga akan menggelar vaksinasi yang diinisasi Bareskrim Polri melalui Direktorat Siber yang digelar serentak hingga tingkat polres se Indonesia.
“Polda Kalsel melalui ditreskrimsus akan menggelar vaksinasi mulai 14 hingga 16 September 2021,” imbuh Kombes Rifa’i.
Untuk vaksinasi massal 14 hingga 16 September mendatang, lanjut kabidhumas, Ditreskrimsus Polda Kalsel menggandeng Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dengan menargetkan 3.000 peserta.
“Kegiatannya akan berlangsung di Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammadiyah dan Gedung Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Sehubungan dengan vaksinasi massal ini, Kombes M Rifa’i mengajak masyarakat yang belum bervaksin untuk ikut vaksinasi. Karena dengan divaksin, tubuh menjadi kuat dan siap menghadapi Covid-19.
“Meski demikian, masyarakat yang telah disuntik vaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dengan menerapkan 5M, yakni Mencuci tangan menggunakan sabun/hand sanitizer, Memakai masker, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Membatasi mobilitas,” pungkasnya mengingatkan. (ril/foto: ist)