BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban akibat paparan virus corona di Kalsel nambah 146 orang. Dengan demikian totalnya per Sabtu (11/9) jadi 68.237 kasus. 2.594 pasien di antaranya masih dirawat.
Sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, di hari yang sama ini tercatat ada 162 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 63.357 orang.
Sementara korban meninggal dunia, dilaporkan ada 9 pasien. Totalnya pun menjadi 2.286 kasus. Ke-9 korban masing-masing berasal dari Tanah Bumbu: 4, Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Utara (HSU): masing-masing 2, Balangan: 1 orang.
Berikut sebaran ke-146 kasus positif baru (Tapin nihil): Tanah Laut: 49, Tanah Bumbu: 22, Banjarbaru: 18, Banjarmasin: 13, Tabalong: 10, Kabupaten Banjar: 9, Hulu Sungai Tengah (HST): 8, Kotabaru: 6, Barito Kuala: 5, Balangan: 4, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan HSU: masing-masing 1 orang.
Sedang sebaran ke-162 pasien sembuh (Tanah Laut dan Banjarmasin nihil): Barito Kuala: 54, Kabupaten Banjar: 27, Tanah Bumbu: 21, Tapin: 16, Tabalong: 15, Balangan: 14, Banjarbaru: 6, HSU: 4, HSS dan HST: masing-masing 2, Kotabaru: 1 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 92,85 persen, dirawat 3,80 persen dan kematian 3,35 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)