BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah korban akibat Covid-19 di Kalsel per Senin (20/9), tercatat 68.951 orang. Total ini setelah ada penambahan 50 warga terpapar. Meski dengan sejumlah itu, hanya 1.234 pasien yang masih dalam perawatan.
Dihari yang sama, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan 203 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu, menjadi 65.402 orang.
Sementara untuk korban meninggal, hari ini dilaporkan ada 2 orang. Korban berasal dari Banjarbaru dan Tanah Laut. Sehingga totalnya menjadi 2.315 kasus.
Berikut sebaran ke-50 kasus positif baru (Barito Kuala dan Tapin nihil): Tanah Bumbu: 15, Kabupaten Banjar dan Tabalong: masing-masing 7, Banjarmasin: 6, Banjarbaru: 5, Hulu Sungai Tengah (HST): 3, Balangan: 2, Tanah Laut, Kotabaru, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Utara (HSU): masing-masing 1 orang.
Sedang sebaran ke-203 pasien sembuh (Banjarbaru, Barito Kuala, Balangan, HSS dan HSU nihil): Kabupaten Banjar: 77, Tanah Laut: 43, Banjarmasin: 25, Tanah Bumbu: 17, HST: 15, Kotabaru: 14, Tabalong: 7, Tapin: 5 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 94,85 persen, dirawat 1,79 persen dan kematian 3,36 persen.

Masih terus bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)