PELAIHARI, banuapost.co.id– Ngotot ingin berwisata ke Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, 25 dari 33 penumpang dan sopir bus asal Kecamatan Simpur, Hulu Sungai Selatan (HSS), berurusan dengan Satgas Penanggulangan Covid-19 Tanah Laut, Sabtu (4/9) malam.
Dari 25 yang menjalani swab antigen, 17 di antaranya dinyatakan positif. Mereka terpaksa diswab karena berupaya mengelabui satgas.
Bus DA 7012 KG, sebelum tiba di Batakan Baru sudah diminta putar balik. Karena obyek wisata ditutup.
Alih-alih balik, sopir bus mencoba melintas diam-diam. Namun ketahuandan sempat dikejar hingga Desa Sungai Riam. Bus kemudian digiring sampai pertigaan Angsau.
Sekitar pukul 16:00 Wita, bus yang dikermudikan Rusmawardi, berhasil lolos hingga sampai Batakan memanfaatkan hujan deras. Bus kemudian diparkir di halaman rumah warga dengan dalih berkunjung ke tempat keluarga.
Ngeyelnya wisatawan ini, membuat petugas terpaksa bersikap. Selain menyerahkan bus ke Satlantas Polres Tala untuk menanganinya, juga mengambil swab antigen sopir dan penumpangnya.
Hasil swab yang dilakukan Puskesmas Batakan, dari 25 penumpang termasuk sopir, 17 di antaranya dinyatakan positif. Hasil swab diumumkan Kepala Puskesmas Batakan, Ning Tri Ambariyani.
“Kami beritahukan kepada mereka tentang hasil swab antigen. Kami juga mengingatkan penumpang yang dinyatakan positif, untuk segera menghubungi dokter di Kandangan, HSS,” jelas Ning Tri yang diminta konfirmasinya, Ahad (5/9).
Menurut Ning Tri, hasil swab antigen hampir 75 persen mengarah ke Covid-19. Sehingga sopir dan penumpang tersebut, harus segera memeriksakan diri ketika berada di Kandangan. (zkl/foto: ist)