WINA, banuapost.co.id– DPR RI siap menjadi tuan rumah Inter-Parliamentary Union (IPU) General Assembly 2022. Kesiapan diformalkan dengan penandatangan MoU antara DPR RI dan IPU.
“Saya ingin menyampaikan sekali lagi kesiapan DPR RI untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan IPU General Assembly 2022,” kata Ketua DPR RI, Puan Maharani, dalam pertemuan bilateral dengan Presiden IPU, Duarte Pacheco, di sela-sela Fifth World Conference of Speakers of Parliament (5WCSP) di Wina, Austria, Rabu (8/9). Puan dan Duarte menjadi saksi penandatanganan MoU yang dilakukan Sekjen DPR RI dan Sekjen IPU.
Dalam MoU tersebut dijelaskan, IPU General Assembly akan digelar di Bali, 20–24 Maret 2022 dengan protokol kesehatan yang ketat, seperti dilakukan Austria saat menggelar 5WCSP saat ini, dan sesuai dengan perkembangan penyebaran virus pada awal 2022.
Puan menjelasakan sejumlah alasan mengapa IPU General Assemby 2022 di Bali akan akan sangat bernilai strategis. Pertama karena memberikan optimisme dari parlemen berbagai negara kepada masyarakat internasional untuk bangkit dari suasana pandemi.
“Kedua, dunia diharapkan sudah akan melihat dampak positif distribusi vaksin, dan arah pemulihan ekonomi juga akan semakin jelas pada 2022. Karena itu, IPU Assembly 2022 diharapkan memberi dorongan mempercepat proses pemulihan tersebut,” ujarnya.
Ketiga, sambung Puan, pertemuan IPU General Assembly 2022 juga dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kerja sama antar-parlemen untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.
“Juga best practices, bagaimana langkah terbaik dalam menangani pandemi dan melakukan pemulihan ekonomi dari dampak pandemi,” jelasnya.
Untuk diketahui, pengukuhan DPR RI menjadi tuan rumah IPU General Assembly 2022, juga karena Indonesia dianggap telah melewati puncak gelombang kedua serangan virus corona varian Delta.
Selain itu, situasi pandemi di dalam negeri semakin membaik berkat dukungan semua elemen masyarakat. Apalagi tingkat vaksinasi di Bali, provinsi tempat akan digelarnya acara, sudah sangat tinggi. (b2n/foto: ist)