BANJARBARU, banuapost.co.id– Cegah radikalisme dan terorisme disosialisasikan Tim Divisi Humas Mabes Polri di Pondok Pesantren Darul Ilmi, Landasan Ulun, Banjarbaru, Kamis (30/9).
Dalam sosialisasi sekaligus silaturahmi ini, Tim Divhumas yang dipimpin Kabag Mitra Ro Penmas, Kombes Pol Sumarto, di dampingi Kasubbid PID Bid Humas Polda Kalsel, Drs Hamsan.
Menurut Kombes Pol Sumarto, jalan jihad sabilillah untuk kepentingan kemaslahatan masyarakat, harus dilakukan dengan cara yang benar sesuai ajaran agama. Tetapi jangan sampai terpapar paham radikal.
Karena itu, para pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) dan santri, diminta membantu pemerintah dalam upaya memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi semua warga.
Pemerintah atau Polri, tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya bantuan dan peran serta masyarakat. Bantuan itu dapat berupa, memberikan informasi tentang adanya potensi radikalisme di wilayah masing-masing.
“Kami Polri dan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dibantu pengasuh ponpes yang ada di Kalsel dan masyarakat,” tandasnya.
Sementara Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid, yang turut hadir, mengapresiasi atas kedatangan Tim Divhumas Polri dan juga Ponpes Darul Ilmi, berkenan menerima kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka mencegah radikalisme dan terorisme.
“Karena pondok pesantren merupakan garda terdepan untuk melawan paham radikal dan terorisme tersebut,” ujar kapolres. (ril/foto: ist)