JAKARTA, banuapost.co.id– Kasus warga yang terkonfirmasi positif terpapar virus corona di Indonesia sepanjang Senin (4/10), nambah 922 orang. Dengan demikian, totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 4.220.206 kasus. 31.054 pasien masih dirawat.
Dilansir dari laman covid19.go.id, hari ini tercatat sebanyak 2.656 pasien sembuh. Sehingga secara keseluruhan jumlahnya menjadi 4.046.891 orang. Sementara yang meninggal dunia dilaporkan bertambah 88 pasien, hingga kumulasinya jadi 142.261 kasus.
Sedang suspek, pemerintah masih memantau terhadap 108.264 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Ahad (3/10), tercatat total 4.219.284 kasus positif virus corona. 4.044.235 pasien sudah dinyatakan sembuh, dan 142.273 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 922 kasus baru yang dilaporkan 33 provinsi (Gorontalo nihil), DKI Jakarta: 149, Jawa Tengah: 86, Jawa Barat: 74, Jawa Timur: 62, Bali: 52, Sulawesi Tengah: 45, DI Yogyakarta: 44, Kalimantan Timur: 37 kasus.
Kemudian, Sumatera Utara: 36, Nusa Tenggara Timur: 35, Papua: 35, Riau: 28, Sulawesi Selatan: 28, Bangka Belitung: 24, Aceh: 23, Lampung: 19, Banten: 18, Kalimantan Tengah: 18, Kalimantan Utara: 14, Kalimantan Barat: 13, Kalimantan Selatan: 13 kasus.
Disusul, Nusa Tenggara Barat: 11, Kepulauan Riau: 10, Sulawesi Utara: 10, Sulawesi Barat: 7, Sumatera Barat: 6, Jambi: 5, Sumatera Selatan: 5,
Bengkulu: 5, Sulawesi Tenggara: 4, Papua Barat: 4, Maluku: 1, Maluku Utara: 1 kasus.
Masih jatuhnya korban akibat terpapar virus corona, pemerintah mengimbau agar selalu menerapkan 3M dalam ke seharian. Yakni Menjaga jarak dan hindari kerumunan. Karena di antara kita bisa jadi ada yang terinfeksi Covid-19, namun merupakan orang yang tidak menunjukkan gejala

Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, terutama sesudah menyentuh permukaan benda dan sebelum menyentuh bagian mata, hidung dan mulut. Sabun dapat membunuh virus penyebab Covid-19.
Selain 3M, dukung juga upaya pemerintah untuk melakukan 3T (testing, tracing, treatment), serta siap divaksinasi saat vaksin siap!
Keikutsertaan dengan imbauan ini, setidaknya Anda berandil ikut menekan laju penyebaran virus mematikan tersebut. Ini mengingat korban yang terpapar, tak memandang status maupun usia. Termasuk tokoh agama dan ahli di bidang medis pun, sampai meninggal dunia. (yb/ilust: ist)