JAKARTA, banuapost.co.id– Dari hasil pemeriksaan 219.649 spesimen corona sepanjang Ahad (10/10), didapat 894 warga positif terinfeksi. Dengan tambahan tersebut, Covid-19 di Indonesia totalnya jadi 4.227.932 kasus. 24.430 pasien di antaranya masih dirawat.
Sementara di hari yang sama ini, kesembuhan tercatat sebanyak 1.584 pasien. Sehingga secara keseluruhan sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 4.060.851 orang.
Sementara yang meninggal dunia, sebagaimana dilansir dari laman covid19,go.id, dilaporkan ada 39 orang. Sehingga kumulasinya jadi 142.651 kasus. Sedang suspek, pemerintah masih memantau terhadap 331.377 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Sabtu (9/10) tercatat sebanyak 4.227.038 kasus positif. 4.059.267 pasien sudah dinyatakan sembuh, dan 142.216 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 894 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi, DKI Jakarta: 140, Jawa Timur: 128, Jawa Tengah: 83, Jawa Barat: 63, Kalimantan Timur: 46, Kalimantan Barat: 40, DI Yogyakarta: 36, Bali: 36 kasus.
Kemudian, Sumatera Utara: 34, Kalimantan Utara: 30, Bangka Belitung: 26, Nusa Tenggara Timur: 26, Sulawesi Selatan: 26, Aceh: 23, Sulawesi Tengah: 19, Riau: 15, Lampung: 15, Kalimantan Tengah: 15, Banten: 13, Kalimantan Selatan: 13 kasus.
Disusul, Sulawesi Utara: 11, Nusa Tenggara Barat: 8, Sulawesi Barat: 8, Maluku Utara: 7, Papua: 6, Jambi: 5, Kepulauan Riau: 5, Sumatera Barat: 4, Sumatera Selatan: 4, Sulawesi Tenggara: 2, Gorontalo: 2, Maluku: 2, Papua Barat: 2, Bengkulu: 1 kasus.

Masih jatuhnya korban akibat terpapar virus corona, pemerintah mengimbau agar selalu menerapkan 3M dalam ke seharian. Yakni Menjaga jarak dan hindari kerumunan. Karena di antara kita bisa jadi ada yang terinfeksi Covid-19, namun merupakan orang yang tidak menunjukkan gejala
Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, terutama sesudah menyentuh permukaan benda dan sebelum menyentuh bagian mata, hidung dan mulut. Sabun dapat membunuh virus penyebab Covid-19.
Selain 3M, dukung juga upaya pemerintah untuk melakukan 3T (testing, tracing, treatment), serta siap divaksinasi saat vaksin siap!
Keikutsertaan dengan imbauan ini, setidaknya Anda berandil ikut menekan laju penyebaran virus mematikan tersebut. Ini mengingat korban yang terpapar, tak memandang status maupun usia. Termasuk tokoh agama dan ahli di bidang medis pun, sampai meninggal dunia. (yb/ilust: ist)