MARTAPURA, banuapost.co.id– Kabupaten Banjar kekurangan stok vaksin 18.000 dosis. Kekurangan sudah dilaporkan ke kemenkes dan sekarang tengah menunggu kiriman.
Soal kekurangan vaksin Covid-19 ini dikemukakan Kadinkes Banjar, Yasna Khairina, dalam rapat koordinasi mingguan Pemkab setempat di Aula Barakat Martapura, Senin (17/1).
Menurut Yasna, sekarang ini anak yang telah divaksin berjumlah 4.542 orang atau sebesar 7,59 persen. Sedang lansia, sejumlah 21.400 orang atau 62,13 persen.
“Terjadi kekurangan stok vaksin sebesar 18.000 dosis, kita sedang menunggu kiriman dari kementerian kesehatan vaksin Sinovac sebanyak 41.880 dosis. Jika Kabupaten Banjar hendak mencapai target vaksin yang ditetapkan, maka setiap hari harus dilakukan suntik vaksin 1.200 dosis,” jelasnya.
Sementara, Bupati Banjar H Saidi Mansyur yang memimpin rakor, menekankan kerja sama semua pihak untuk percepatan vaksinasi. Terutama bagaimana merubah mindset masyarakat tentang pentingnya melakukan vaksinasi.
“Ini diperlukan sosialisasi hingga ke tingkat desa agar percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dan lansia, bisa sukses dan berjalan lancar,” katanya. (ril/foto: ist)