JAKARTA, banuapost.co.id– Sebanyak 26 provinsi, termasuk di Pulau Kalimantan, diingatkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) potensi terjadinya hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.
Informasi di situs BMKG, Rabu (5/1), fenomena alam tersebut berpotensi terjadi di Provinsi Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali.
Kondisi serupa juga berpotensi di Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Gorontalo, Papua, dan Papua Barat.
Menurut BMKG, terpantau pembentukan daerah pertemuan atau perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Laut Natuna dan di Samudra Hindia barat daya Sumatera. Fenomena itu memanjang di Kepulauan Riau, Kalimantan Barat bagian utara dan di Samudra Hindia barat daya Sumatera.
Daerah konvergensi juga terpantau dari Aceh hingga perairan barat Aceh; dari perairan barat Bengkulu hingga Sumatera Selatan, Bangka Belitung; dari Selat Makassar hingga Sulawesi Selatan; dari NTB hingga NTT, Sulawesi Utara; dan dari Maluku Utara hingga Maluku, Papua Barat dan Papua.
Di samping itu, daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di Perairan utara Aceh, Laut Flores, dari Laut Banda hingga Laut Arafuru. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi. (yb/ilust: ist)