PELAIHARI, banuapost.co.id– Geger api terjadi di Majakeling Pelaihari, tepatnya di Gg Syarif RT 15 RW 5, Kamis (3/3) dini hari. Tak hanya menghanguskan harta benda, tapi juga membuat pemilik rumah mengalami luka bakar.
Fendi, pemilik rumah, mengupayakan pemadaman sendiri dengan peralatan seadanya. Gulungan api yang hebat, membuatnya menyerah dan keluar rumah lewat pintu samping.
Kobar api terjadi sekitar pukul 01:30 Wita, beberapa saat setelah hujan reda. Berkat kesigapan pemadam kebakaran dan masyarakat sekitar, lidah api tidak sempat merembet ke rumah lain.
Fendi yang mengalami luka bakar, langsung dibawa ke rumah sakit. Setelah mendapatkan perawatan, dia diungsikan untuk sementara di rumah adiknya.
Uzi, kakak ipar Fendi, mengaku saat tiba di lokasi melihat kobaran api sudah membesar di bagian tengah rumah, termasuk menghanguskan sebuah pohon yang ada di belakang rumah Fendi.
Menurut Uzi, adik iparnya terjaga dari tidur setelah kipas angin mati, karena saat bersamaan listrik padam. Fendi kemudian ke luar kamar untuk mengetahui apa yang terjadi, ternyata api sudah berkobar di atas plafon.
Fendi segera mengamankan istrinya yang tengah hamil dan anak pertamanya. Setelah itu ia kembali masuk ke rumah untuk memadamkan api.
“Dia kembali masuk ke rumah setelah menyelamatkan istri dan anaknya. Dengan peralatan seadanya, berusaha memadamkan api yang berkobar di plafon,” kata Uzi. (zkl/foto: ist)