KUWAIT CITY, banuapost.co.id– Timnas Indonesia lagi lagi ditekuk Yordania. Kali ini 0-1 dalam macthday kedua Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kuwait City, Ahad (12/6) dini hari. Gol diciptakan Yazan Al-Naimat menit ke-49.
Hasil ini membuat peluang merebut tiket ke babak utama ditentukan pada laga terakhir melawan Nepal, Rabu (15/6) dini hari WIB. Indonesia butuh kemenangan. Sebab laga Yordania versus Kuwait, juga ikut menentukan nasib tim Merah-Putih.
Enam menit babak pertama berjalan. Yordania sudah nyaris membuahkan gol. Beruntung, Nadeo Argawinata bisa menepis tendangan melengkung Mahmoud Al-Mardi yang mengarah ke pojok kanan.
Menit ke-11, Yordania kembali mendapatkan peluang emas. Ali Olwan melepaskan tandukan berbahaya menyambut crossing Yazan Alarab. Lagi-lagi, Nadeo bisa melakukan penyelamatan dengan menepis bola yang mengarah.
Setelah itu, Indonesia mulai bisa membangun serangan. Hasilnya, menit ke-20 Dimas Drajad hampir menorehkan gol pembuka lewat tandukan setelah menyambar umpan g Pratama Arhan.
Dua menit kemudian, skuad besutan Shin Tae-yong melakukan skema sepak pojok melalui Marc Klok dan Ricky Kambuaya. Tetapi tendangan mendatar Saddil Ramdani masih menyamping tipis di sisi kiri gawang.
Yordania benar-benar keteteran menghadapi serangan Indonesia sesudah itu. Sisi kanan pertahanan mereka terus dieksploitasi pergerakan Witan dan Arhan.
Usai water break, Yordania mulai kembali menemukan bentuk permainan. Ehsan Haddad pun hampir membawa keunggulan pada menit 32 jika Nadeo tak sigap menepis tendangannya dari dalam kotak penalti.
Pada menit 42, Saddil melesatkan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun bola masih mengarah ke Yazeed Abdulaila. Sehingga bisa ditepis tanpa kesulitan.
Hingga babak pertama usai baik Indonesia dan maupun Yordania masih belum bisa menghasilkan gol pembuka. Skor imbang 0-0 tetap bertahan.
Di awal babak kedua, Timnas Yordania tampil lebih agresif. Mereka memiliki sejumlah peluang di awal laga. Salah satunya berbuah gol di menit ke-49.
Aksi Yazan Al-Naimat memanfaatkan umpan terobosan Ali Olwan yang pergerakannya gagal dihalau Nadeo. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Timnas Yordania.
Tertinggal satu gol, Timnas Indonesia tak menyerah. Peluang pun didapat pada menit ke-51. Namun lemparan bola Pratama Arhan dari sisi kiri gawang, gagal disambut dengan baik.
Di menit ke-61, Shin Tae-yong langsung melakukan sejumlah perubahan. Tiga pemain dimasukkan, Asnawi Mangkualam, Irfan Jaya, dan Stefano Lilipaly.
Yordania mendapat hadiah penalti dari wasit usai Musa Al-Tamaari dilanggar Asmawi di kotak penalti pada menit ke-78. Eksekusi Mohammed Abu Zrayq dapat ditepis Nadeo.
Di sisa waktu, Timnas Indonesia terus mencari celah untuk mencetak gol penyeimbang. Namun tak kunjung tercipta. Skor 0-1 untuk keunggulan Yordania bertahan hingga akhir laga. Sekaligus kekalahan ke-5 kalinya atas Timnas Kerajaan Hasyimiah ini sejak pertemuan pertama 18 tahun silam, tepatnya 12 Februari 2004 di Amman.
Berikut susunan pemain, Indonesia: Nadeo Argawinata; Fachruddin, Rizky Ridho, Elkan Baggot; Rahmat Irianto, Marc Klok, Ricky Kambuaya, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, Saddil Ramdani, Dimas Drajad.
Yordania: Yazeed Abdulaila; Yazan Alarab, Abdalallah Nasib, M. Aldmeiri, Ehsan Haddad; Noor Al-Rawabdeh, Baha Abdulrachman, Musa Al-Tamaari, Mahmoud Al-Mardi; Ali Olwan, Yazan Al Naimat. (yb/foto: ist)