PELAIHARI, banuapost.co.id– Bimbingan Teknis (Bimtek) penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), digelar Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalsel bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tala di Gedung Aula Distanhourbun, Jumat (1/7).
Menurut Sekda Tala, H Dahnial Kifli, dengan bimtek ini diharapkan menambah wawasan bagaimana cara penanganan wabah PMK.
Virus PMK ini, kata Dahnial, menyebar dengan sangat cepat hingga mampu melampaui batas negara serta dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat tinggi, berupa kematian ternak.
“Karena itu, upaya terus dilakukan pemerintah dalam menanggulangi penyebaran PMK ini,” tegasnya.
Pemerintah, lanjut Dahnial, telah melakukan komunikasi, informasi dan edukasi tentang PMK kepada masyarakat, khususnya pada peternak dan pelaku usaha peternakan.
“Termasuk meningkatkan pengawasan lalulintas hewan yang rentan PMK, meningkatkan security kandang ternak, tempat penampungan ternak, sarana transportasi angkutan ternak, melakukan pengobatan terhadap ternak yang terindikasi PMK dan melakukan vaksinasi terhadap ternak yang sehat,” jelasnya.
Iuntuk ikut peduli dan mewaspadai bahaya PMK ini, imbuh sekda, Pemkab Tala bergerak cepat karena dalam sembilan hari mendatang akan melaksanakan Hari Raya Idul Adha,
Sementara menurut Kepala BPTP Kalsel, Muhammad Amin, Bimtek PMK dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi penyebaran PMK agar bisa diatasi.
“Perserta Bimtek diikuti oleh para inseminator, penyuluh peternakan dan pengawas peternakan. Total kurang lebih 75 peserta dengan menghadirkan empat narasumber,” jelasnya. (ril/foto: diskominfo)