PELAIHARI, banuapost.co.id– Kabupaten Tanah Laut menargetkan 2024 stunting berada di bawah 14 persen. Saat ini ada di angka 30 persen.
“Sehingga dua tahun ke depan, perlu kerja keras untuk menurunkan stunting,” tegas Bupati Tanah Laut (Tala), H Sukamta, pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke- 29 2022 yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) setempat, Selasa (5/7).
Untuk memperkuat pelaksanaannya, lanjut bupati, disusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia 2022-2024 (Pasti) yang dituangkan dalam peraturan kepala badan kependudukan dan keluarga berencana nasional (Perban) No: 12/2021 tentang RAN Pasti 2021-2024.
“Karea itu dalam momentum Harganas ke- 29 ini, haruslah jadi daya ungkit kita untuk melakukan upaya keras dalam penurunan stunting di Bumi tuntung Pandang,” tandasnya.
Sementara, Kepala DP2KBP3A Tala, Nor Hidayat menyampaikan, dalam peringatan Harganas ke-29 ini, selain melaksanakan secara seremonial, juga menggelar beberapa pelayanan. Seperti pemasangan implan pada masyarakat, mengikuti lomba tingkat provinsi, bina keluarga remaja.
“Untuk ikut lomba, Desa Bumi Jaya menempati juara ke dua, kemuadian Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) tingkat SMP dan PIK R SMPN-1, juara satu, PIK R tingkat SMA dan SMAN-1 menjadi juara dua tingkat provinsi,” jelas Nor Hidayat.
Begitupun dengan verifikasi dan validasi (verval) Pendataan Keluarga 2021 (PK21), imnij Nor Hidayat, sudah selesai dan diharapkan hasil verval PK21 sudah bisa dirilis.
Pada kesempatan yang sama, bupati membagikan berbagai penghargaan kepada siswa, para kader berprestasi, donor darah dan meninjau pemasangan implan KB yang diikuti 50 peserta. (ril/foto: diskominfo)