YOGYAKARTA, banuapost.co.id– Timnas Myanmar yang jadi lawan Indonesia di semifinal Piala AFF U-16, Rabu (10/8) malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, merupakan ujian sesunguhnya bagi anak asuh Bima Sakti.
Sama-sama lolos ke semifinal lewat status juara grup. Garuda Muda juara Grup A, sedang The Asia Lions, julukan Myanmar, juara Grup C.
Sama-sama tidak terkalahkan di fase grup, Garuda Muda menang 2-0 atas Filipina, menggilas Singapura 9-0 dan membungkam Vietnam 2-1. Sementara Myanmar, menang 3-2 atas Australia, bermain 1-1 kontra Malaysia dan menumbangkan Kamboja 1-0.
Bersua lima kali sepanjang Piala AFF kelompok umur ini dengan hasil sama kuat. Mngemas dua kemenangan, satu imbang dan dua kalah.
Di dua pertemuan awal, Timnas Indonesia selalu kalah dari Myanmar. Di semifinal Piala AFF U-16 2002, Timnas Indonesia dihajar 0-6. Kemudian di fase grup Piala AFF U-16 2005, dipermalukan 1-6.
Setelah dua kekalahan itu, Timnas Indonesia mencatatkan hasil positif. Usai bermain 2-2 di Piala AFF U-16 2017, Indonesia menang 2-1 dan 5-0 di fase grup edisi 2018 dan 2019.
Bahkan pada 2018, setelah menumbangkan Myanmar, langkah Timnas Indonesia untuk menjadi juara Piala AFF U-16 2018 semakin mulus. Setelah mengalahkan Malaysia 1-0 di semifinal, Indonesia menumbangkan Thailand via adu penalti di partai puncak.
Berikut rekor pertemuan: Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-16: Semifinal 2002: Myanmar 6-0 Indonesia. Fase Grup 2005: Indonesia 1-6 Myanmar. Fase Grup 2017: Myanmar 2-2 Indonesia. Fase Grup 2018: Myanmar 1-2 Indonesia. Fase Grup 2019: Indonesia 5-0 Myanmar. (yb/iIust: ist)