BANJARMASIN, banuapost.co.id– Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin benahi kawasan Kampung Ketupat di Sungai Baru jadi pusat kuliner dan magnet ekonomi terbaru di Kota Seribu Sungai.
Hal ini disampaikan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, saat menjelaskan beberapa rangkaian hari jadi ke-496 Kota Banjarmasin, realisasi Kampung Ketupat dan pembangunan RK3 Kelayan Barat.
“Saat ini progresnya sudah menggembirakan. Sebelum tanggal 27, Insyaallah kawasan ini sudah selesai, mudah-mudahan sudah bisa dipakai dalam rangkaian hari jadi dan juga Apeksi Walikota se-Kalimantan,” tuturnya saat meninjau langsung belum lama ini.
Menurut Ibnu, alasan mengapa pemko mendesak pengembangan kawasan Kampung Ketupat serta RK3 Kelayan Barat, yaitu untuk pemulihan ekonomi.
“Pengembangan kawasan kampung Ketupat dan RK3 Kelayan Barat ini sengaja kita angkat, karena ini adalah salah satu upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi disamping juga penataan kawasan kumuh,” jelasnya.
Di kawasan ini ada 8 Visi-Misi Banjarmasin Baiman bisa diwujudkan. Termasuk juga ke program prioritas, salah satunya insfratruktur dan terciptanya wirausaha baru (WUB). Tak hanya penataan, kawasan tersebut kedepannya akan dikembangkan sebagai smartcity dan teknologi digital untuk layanan publik ketika bertransaksi.
“Untuk kawasan ini juga akan dilaksanakan E-parking, E-kasir, dan lainnya yang mendukung gerakan Nasional transaksi non tunai, kemudian juga akan dipasang CCTV di beberapa lokasi dan juga ada CCTV mengadopsi kecerdasan buatan untuk menghitung pengunjung dengan,” beber Ibnu. (oie/foto: ist)