JAKARTA, banuapost.co.id– Meski sempat dipertanyakan imbas Tragedi Kanjuruhan. Namun kini, Piala Dunia U-10 2023 tetap digelar di Indonesia, 20 Mei hingga 11 Juni 2023.
Kepastian tetapnya Indonesia sebagai tuan rumah turnamen bergengsi tersebut, setelah Presiden badan sepakbola dunia (FIFA), Gianni Infantino, melalukan pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Selasa (18/10), untuk membahas masa depan sepakbola Indonesia seusai Tragedi Kanjuruhan.
“Pemerintah bersama FIFA juga bersepakat untuk memastikan pertandingan U20 FIFA di Indonesia dapat berjalan dengan baik,” ujar Jokowi dalam keterangan persnya, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (18/102).
Meski demikian, lanjut Jokowi, pelaksanaan dan persiapan Piala Dunia U-20 harus sesuai dengan standar FIFA dan pelaksanaannya pun harus ditangani secara profesional.
“Semua segi persiapan sampai dengan pelaksanaannya harus dipastikan berjalan sesuai dengan standar FIFA dan ditangani secara baik secara profesional,” tandasnya.
Sebelumnya, Jokowi sepakat dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk mengkaji kembali kelayakan stadion sepakbola di Indonesia.
Jokowi juga sepakat akan menerapkan teknologi untuk mitigasi berbagai potensi yang terjadi di stadion
“Untuk itu kita sepakat mengkaji kembali kelayakan stadion. Dan juga menerapkan teknologi untuk membantu mitigasi aneka potensi yang membahayakan penonton ataupun pemain,” kata Jokowi.
Maka dari itu, Jokowi bersepakat dengan Presiden FIFA Gianni, akan melaksanakan tranformasi sepakbola Indonesia secara menyeluruh.
“Dan kami bersepakat untuk melakukan transformasi sepakbola Indonesia secara menyeluruh. Memastikan semua aspek pertandingan berjalan sesuai dengan standar keamanan yang ditetapkan FIFA, baik pemain maupun penonton terjamin keamanan dan keselamatannya,” ucap Jokowi. (yb/foto: setpres)