DOHA, banuapost.co.id– Laga Belanda vs Ekuador di Grup A Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Sabtu (26/11) dini hari, tuntas tanpa pemenang, 1-1.
Tambahan satu angka membuat kedua negara berbagi posisi di urutan teratas Grup A. Belanda dan Ekuador sama-sama mengumpulkan empat angka dari dua laga.
Selisih gol mereka sama, yaitu surplus 2. Jumlah gol yang diciptakan Belanda dan Ekuador juga sama, yaitu tiga.
Hasil imbang antara Belanda dan Ekuador ini juga memastikan Qatar tersingkir dari Piala Dunia 2022. Tuan rumah tersebut pada laga yang digelar sebelum Belanda vs Ekuador kalah 1-3 dari Senegal.
Qatar terbenam di dasar klasemen dengan belum mengumpulkan angka. Sementara, urutan ketiga ditempati Senegal dengan tiga angka.
Menghadapi Ekuado, Belanda sudah unggul saat pertandingan baru berjalan enam menit. Cody Gakpo membawa Belanda memimpin 1-0 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.
Berawal Davy Klaassen memotong bola di depan kotak penalti sebelum menyodorkannya kepada Gakpo yang kemudian melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri untuk menjebol gawang Ekuador.
Ekuador mencoba membalas. Enner Valencia melepaskan tembakan voli yang mengarah ke gawang. Namun bola bisa dihalau Nathan Ake dengan sundulan.
Tempo permainan sempat sedikit melambat. Belanda banyak memegang bola dan membangun serangan dengan sabar dari belakang.
Ekuador kemudian beberapa kali mengancam pertahanan Belanda. Namun, lini belakangnya tampil solid untuk menghalau serangan-serangan.
Penyerang Ekuador, Valencia, kembali menebar ancaman. Melakukan tusukan dari kiri sebelum melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Namun Kiper Belanda, Andries Noppert, masih bisa menepisnya.
Ekuador sempat membobol gawang Belanda di injury time babak pertama. Dari tendangan sudut, bola dihalau barisan pertahanan Belanda. Bola yang dibuang itu kemudian disambar Gonzalo Plata dan dibelokkan Pervis Estupinan.
Pemain Ekuador sempat merayakan gol, tetapi wasit menganulir gol karena menilai Jackson Porozo berada dalam posisi offside meski tidak menyentuh bola. 1-0 bertahan hingga jeda.
Di awal babak kedua, Ekuador langsung menggebrak. Enner Valencia membobol gawang Belanda pada menit ke-49 untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Estupinan mendapat ruang dan melepaskan tembakan mendatar dengan kaki kiri dari depan kotak penalti. Bola sempat ditepis Noppert, tapi Valencia dengan cepat menyambar bola muntah untuk menggetarkan gawang Belanda.
Bahkan Ekuador nyaris berbalik unggul pada menit ke-59. Tendangan Valencia diblok Van Dijk. Bola muntah disambar Platam, tapi tendanganya membentur mistar gawang.
Belanda kesulitan menciptakan peluang. Sebaliknya, Ekuador tampil lebih agresif.
Ekuador mendapat pukulan pada menit ke-90 menyusul cederanya Enner Valencia. Kapten Ekuador itu mengalami cedera lutut dan harus ditandu keluar lapangan.
Susunan pemain, Belanda: Andries Noppert; Jurrien Timber, Virgil van Dijk, Nathan Ake; Denzel Dumfries, Teun Koopmeiners (De Roon 79′), Frenkie de Jong, Daley Blind; Davy Klaassen (Berghuis 69′); Cody Gakpo (Weghorst 79′), Steven Bergwijn (Depay 46′)
Ekuador: Hernan Galindez; Angelo Preciado, Jackson Porozo, Felix Torres, Piero Hincapie, Pervis Estupinan; Gonzalo Plata (Ibarra 90′), Jhegson Mendez, Moises Caicedo, Enner Valencia (Rodriguez 90′); Michael Estrada (Sarmiento 74′). (yb/foto: reuters)