PELAIHARI, banuapost.co.id– Sebuah rumah di Kabupaten Tanah Laut, Rabu (23/11), ludes terbakar. Api diduga berasal dari bekas rak telor yang digunakan untuk mengusir tawon yang bersarang di dalam rumah. Musibah ini mengakibatkan enam penghuni rumah hanya tinggal baju di badan.
Musibah kebakaran terjadi di RT 5 Dusun II Desa Ranggang Dalam, Kecamatan Takisung, api menghanguskan rumah yang dihuni enam orang di antaranya dua anak-anak.
Api diketahui mulai pukul 12:00 Wita, setelah salah seorang warga yang melintas melihat jilatan api keluar dari dalam rumah tersebut. Karena kaget, saksi tidak bisa berteriak dan hanya menunjuk-nunjuk ke rumah yang tengah dilalap jago merah itu.
Yuli, salah seorang penghuni rumah. yang kebetulan lagi duduk-duduk di rumah tetangganya di depan rumah, langsung menghambur menuju rumahnya diikuti warga lainnya.
Namun terlambat, api dengan hebatnya berkobar melalap rumah dari kayu itu. Hanya dalam hitungan sekitar 10 menit. rumah bangunan lama itu rata dengan tanah. Sedang bangun baru yang berada di depan rumah lama, terbakar bagian rangka atapnya.
Yuli yang saat kejadian sendirian di rumah, hanya bisa menangis. Sementara tetangganya berupaya menenangkan.
Yati, warga yang pertama melihat api di rumah yang tertimpa musibah, mengaku tidak dapat berteriak saat melihat kobaran api dari dalam rumah.
“Saya tidak dapat berteriak dan hanya bisa menunjuk-nunjuk ke rumah yang terbakar, sampai beberapa warga berhamburan mendekati titik api,” kata Yati.
Sementara, Salasiah, tetangga rumah yang kena musibah mengatakan, saat musibah terjadi Yuli salah seorang penghuni rumah, sedang duduk-duduk bersamanya di teras rumah, sampai akhirnya ada warga yang menunjuk ke rumah tanpa bersuara.
“Yuli penghuni rumah saat musibah terjadi tengah duduk bersama kami, dan langsung berhamburan mendatangi rumah yang terbakar,” kata Salasiah saat dikonfirmasi Rabu (23/11).
Menurut Salasiah, penghuni rumah duduk di depan rumahnya itu sambil mengasapi tawon di bagian dapur rumahnya, untuk mengasapi tawon itu penghuni rumah membakar rak telur.
“Menurut Yuli penghuni rumah, ia tengah mengusir tawon dengan membakar bekas rak telur, diduga bekas rak telur itu masih menyala,” jelas Salasiah.
Rumah yang terbakar itu dihuni Jacob dan isterinya Sumiati, Yuli dengan suaminya Rusidi, serta dua anaknya yang masih sekolah.
Untungnya pada musibah itu bangunan baru yang belum ditempati tidak ikut terbakar, hanya rangka atap yang sempat dijilat api dan dapat dipadamkan petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi.
Ada tiga unit mobil pemadam kebakaran yang berada di lokasi, dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Tala dan dari Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Tala.
Rencananya sore ini, gabungan Dinas Sosial Tala, BPBD tala dan PMI Tala akan segera menyalurkan bantuan kepada korban musibah kebakaran tersebut. (zkl/foto: ist)