PELAIHARI, banuapost.co.id– Sebuah truk bermuatan ban, Kamis (6/7) tengah malam, terbalik di kawasan Desa Tampang, Kabupaten Tanah Laut (Tala). Akibat melintang di tengah ruas jalan trans-Kalimantan itu, sempat membuat arus lalulintas macet.
Truk bernomor B 9412 itu melintas kota Pelaihari sekitar pukul 23:30 Wita dan terbalik di dekat tikungan Gunung Rimpi, Desa Tampang, Kecamatan Pelaihari. sekitar pukul 00.00 Wita. Diduga truk terbalik saat akan melintasi jalan menurun.
Setelah tak mampu melintasi turunan, truk terguling melintang di ruas jalan trans-Kalimantan, sementara ban yang dibawanya berjatuhan ke jalan. Truk mengalami kerusakan rinsek bagian depan dan samping sebelah kiri.
Rencananya, truk yang dikemudikan M Yasin, warga Jember, Jawa Timur, akan mengantar ban perusahaan tambang batubara PT BIB di Sebamban II, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu.
Akibat badan jalan tertutup truk membuat arus lalu lintas dari arah kota Pelaihari ke Batulicin, Tanah Bumbu atau sebaliknya sempat mengalami kemacetan. Pasalnya, bahu jalan yang tersisa hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
M Yasin saat dikonfirmasi awak media, mengaku truk yang dibawanya tiba-tiba stirnya terkunci saat jalan menurun, akibatnya truk tak terkendali, hingga menabrak pohon dan pembatas jalan sebelum terguling.
“Saat akan menuruni tanjakan, tiba-tiba stir terkunci,” kata M Yasin kepada awak media.
Petugas Satlantas Polres Tala yang datang ke tempat kejadian, segera mengatur lalu lintas menggunakan jalan alternatif melalui ruas jalan di Kecamatan Batu Ampar, sementara sebagian petugas dibantu pihak perusahaan berupaya menggeser truk dari posisinya.
Kapolres Tala, AKBP Rofikoh Yunianto, melalui Kasatlantasnya, AKP Supriyatno, membenarkan tengah mengevakuasi.truk tersebut.
“Sampai saat ini masih dalam proses pembersihan jalur, ban-ban berukuran besar memerlukan alat untuk mengangkatnya,” ungkap Kapolres.
Untuk memecah kemacetan menurut Kasatlantas pengendara dari arah Batulicin atau Pelaihari dialihkan melalui ruas jalan di Kecamatan Batu Ampar dan juga Jalan Batalang di Kecamatan Jorong.
“Saat ini jalan sudah dapat dilintasi, namun bergantian karena masih ada ban yang masih harus disisihkan,” kata Kasatlantas saat dikonfirmasi Jumat (7/7).
Ban yang dibawa truk naas itu berasal dari kawasan Gunung Putri Bogor, Jawa Barat dan akan diantar ke PT BIB Sebamban Site II Angsana, Kecamatan Tanah Bumbu. (zkl/foto: ist)