PELAIHARI, banuapost.co.id- Ruas jalan nasional yang melintasi Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Selasa (16/1) pagi licin akibat ceceran solar, sehingga menyebabkan beberapa pengendara celaka melintas di jalan itu.
Bahkan akibat ceceran solar tersebut, Satlantas Polres Tala dan Dinas Perhubungan setempat terpaksa menutup sementara ruas jalan yang melintasi Kelurahan Sarang Halang menuju Kota Pelaihari. Seluruh kendaraan dialihkan melalui jalan A Syairani atau kawasan pusat perkantoran Pemkab Tala.
Sebelum petugas gabungan membersihkan ceceran solar tersebut, sedikitnya ada enam pengendara yang terjatuh akibat mengerem mendadak di atas jalan yang licin.
Pembersihan ruas jalan yang berceceran solar itu membutuhkan waktu sekitar 1 jam 30 menit dengan melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala dan satu unit mobil pemadam dari Satpol PP dan Damkar Tala.
Untuk mengurangi licinnya jalan, pembersihan menggunakan diterjen atau sabun cuci pakaian, sekitar 16 kilogram diterjen digunakan pada kegiatan bersih-bersih jalan itu.
Fathul Hadi, warga RT 3 Parit Baru, Kelurahan Sarang Halang, mengaku sempat melihat dua orang terjatuh di dekat kiosnya. Menurutnya, ceceran solar itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita.
“Saya sempat melihat dua pengendara wanita terjatuh di dekat kios saya, sementara di tempat lain juga ada,” kata Fathul Hadi saat diminta keterangannya, Selasa (16/1).
Supiansyah, Kepala Seksi Keselamatan dan Pengembangan Dishub Tala mengatakan ada sekitar 88 meter ruas jalan nasional yang tercecer solar dan saat ini sudah dibersihkan oleh petugas gabungan BPBD dan Satpol PP dan Damkar Tala.
“Ada sekitar 800 meter jalan yang terkena ceceran solar dan nada enam pengendara yang terjatuh, namun tidak patal,” kata Supiansyah di sela-sela pembersihan jalan yang tercecer solar.
Hanya saja kendaraan yang menyebabkan solar berceceran sampai saat ini masih belum diketahui. (zkl/foto: ist)