BANJARMASIN, banuapost.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengelola Air Limbah Daerah (PALD) Banjarmasin, dan Tim Indah Water Konsortium (IWK) Malaysia gelar pertemuan di Aula Kayuh Baimbai, Kamis (16/5)
Pertemuan ini dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman. Yang bertujuan berbagi pengalaman terkait kerjasama operator air dan sanitasi antara Perumda PALD Banjarmasin dan Indah Water Konsortium (IWK) Malaysia. Kegiatan ini difasilitasi Waterlinks Filipina, yang merupakan program Hibah dari Uni Eropa Global Operator Partnership.
Program ini telah berjalan selama 3 tahun sejak tahun 2022 hingga 2024. Saat ini, program tersebut memasuki tahun ke-3, di mana dilakukan kunjungan monitoring dan evaluasi terhadap pelatihan dan bimbingan teknis yang telah diberikan. Dengan sisa waktu pelaksanaan kurang lebih 6 bulan, diharapkan semua program pelatihan dapat diselesaikan sesuai rencana.
“Ini sebenarnya kerjasama di tahun ke-3 dari kita Perumda PAL di Banjarmasin dengan IWK. Dimana bentuk kerjasamanya adalah peningkatan dan kapasitas untuk operator air penanganan air,” ucap Ikhsan.
Ia menyatakan pentingnya kesempatan ini bagi Perumda PALD Banjarmasin dalam mendapatkan bantuan dan hibah, baik dalam bentuk bimbingan teknis maupun pendampingan untuk peningkatan kemampuan operator.
Ikhsan juga menyampaikan terima kasih atas bantuan dan hibah tersebut, sebagai wujud nyata dari komitmen internasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengolahan lingkungan yang lebih baik di kota berjulukan Seribu Sungai ini.
Kemudian, pertemuan ini juga diharapkan dapat menjadi ajang diskusi yang membangun dan produktif antara SKPD Banjarmasin, dengan saling bertukar pikiran, ide, dan pengalaman guna mencapai solusi inovatif dalam pengelolaan air limbah domestik.
Kerjasama ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi langkah dalam mewujudkan kota Banjarmasin sesuai dengan mottonya, yaitu Banjarmasin Baiman (Bersih Wan Nyaman) dan Lebih Bermartabat.
“Semoga kerjasama ini berlanjut nanti di fase ke-2, sehingga nanti memang peningkatan kapasitas untuk para operator kita itu bisa dilaksanakan secara menyeluruh. Bisa diterapkan di Banjarmasin dalam penanganannya termasuk nanti penanganan mengenai limbah-limbah penanganan dari rumah kemudian pengangkutan dan lain sebagainya,” tutupnya. (ril/foto: ist)