SOLO, Banuapost.co.id- Tangis Malasari pecah sesampainya di tempat kontingen Kalimantan Selatan yang menyaksikan jalannya pertandingan cabang olahraga anggar di Hotel Swissbell Inn, Solo, Senin (07/10), Atlet asal Tala itu kalah tipis 14-15 dari lawannya asal Jawa Tengah.
Pertandingan antara Malasari melawan atlet tuan rumah di nomor epee kursi roda perorangan) berlangsung sengit, Malasari yang beberapa kali tertinggal dalam peraihan poin perlahan tapi pasti sempat membuat kedudukan imbang 14-14, namun pada poin penentuan, ia gagal menghujamkan anggarnya, justru lawannya yang berhasil hingga membuat skor 14-15 untuk atlet Jateng.
Wanita yang turun di cabor angkat berat pada Peparnas 2021 di Papua itu. meski berupaya tegar turun dari tempat pertandingan, namun tangisnya pecah saat berada di tempat kontingen Kalsel berkumpul.yang sejak awal membarikan support
Teman-teman dan ofisial memberikan support kepadanya untuk tidak perlu meratapi kekalahan, karena masih ada dua nomor lagi yang diikutinya.
Malasari mengaku kecewa gagal mencapai final di nomor epee tunggal, apalagi kalahnya sangat tipis dari atlet Jateng.
“Maaf kepada warga Tala dan Kalsel karena baru mampu mempersembahkan medali perunggu,” kata Malasari dengan mata masih sembab akibat menangis.
“Saya akan berjuang semaksimal mungkin di dua nomor yang akan saya ikuti lagi,” lanjutnya dengan nada optimis.
Atlet Kalsel lainnya juga menyumbang perunggu di nomor epee peroranga, Rizky Adi Putra. Atlet asal Tanah Bumbu ini, kalah 13-15 dari atlet tuan rumah Jateng di babak semifinal. Sama dengan Malasari, Rizky juga menangisi kekalahannya.
Sampai Senin (7/10) malam, Tim Kalsel menempati peringkat ke-10 perolehan medeali Peparnas 2024 dengan 2 emas 4 perak dan 8 perunggu. Dua medali emas dari cabang Tolak Peluru dan Cabang Renang. Jawa Barat menempati posisi pertama dengan 22 medali emas 19 perak 21 perunggu, disusul tuan rumah Jateng dengan 17 emas 20 perak dan 20 perunggu ( zkl/foto: zul)