PELAIHARI, Banuapost.co.id- Seorang yang dikenal sebagai penyadap karet di Jalan Transmigrasi RT004/002 Desa Kayu Abang, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (17/10) petang ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di dalam pondoknya.
Berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP) yang ditemukan di dalam rumah lelaki berusia sekitar 58 tahun itu bernama Muhtadi dengan alamat di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.
Sekretaris Desa (Sekdes) Kayu Abang, Rudy saat dimintai keterangan, membenarkan adanya penemuan orang meninggal di pondok yang berada diperkebunan karet yang masuk wilayah Kecamatan Tambang Ulang.
Menurut Sekdes, Lelaki yang tinggal sendiri di pondoknya itu ditemukan sekitar pukul 18.00 Wita, oleh anak-anak yang biasa bermain dekat pondok. Mereka kaget melihat sosok yang mereka kenal sering membuatkan logo (pemainan tradisional suku Banjar) itu dalam kondisi tertelentang dan mulutnya mengeluarkan darah.
“Berdasarkan keterangan warga, diketahuinya ada warga yang meninggal berawal dari laporan anak-anak, setelah memastikan laporan anak-anak tersebut benar, warga pun langsung melapor ke aparat desa,” kata Rudy sambil menambahkan, anak-anak tersebut berdasarkan informasi warga memang biasa bermain di depan pondok penyadap karet itu, bahkan oleh anak-anak sering diminta untuk membuatkan logo.
“Almarhum sudah sekitar 2 tahun tinggal di pondok itu untuk menyadap, sekaligus merawat kebun karet milik warga Kecamatan Bati-Bati,” terang Sekdes.
Petugas Polsek Tambang Ulang dan petugas Inafis sudah mengevakuasi jasad ke Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari. Jasad dibawa menggunakan ambulans Relawan Gunung Raja (RGR).
Dugaan sementara, lelaki tersebut meninggal akibat serangan jantung. Sementara itu warga dan relawan masih mencari kerabat almarhum, karena alamat yang tertera di KTP sudah ditempati orang lain. (zkl/foto: ist)