BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Polda Kalsel kembali mengingtkan masyarakat pengguna dawai untuk memerangi hoax
dan radikalisme.
Imbauan itu disampaikan disosialisai anti hoax dan radikalisme
dalam rangka pelaksanaan Pemilu 2019 bersama OKP, mahasiswa dan masyarakat umum
di salah satu hotel, Selasa (26/3).
Menurut Kanit 2 Subdit Politik Ditintelkam Polda Kalsel,
Kompol Baik Karo Karo, seusai membuka acara sosialisasi, berdasarkan pengalaman
Pemilu 2007, kejadian mencengkam pernah mnimpa Kalsel.
“Tentunya peristiwa kelabu di tengah masyarakat Kota
Banjarmasin, jangan sampai terulang kembali,” tegasnya.
Peristiwa Jumat Kelabu jelang Pemilu, 2007, lanjut Kompol
Baik, masyarakat Kota Banjarmasin yang dirugikan. Karena itu untuk tidak
terulangnya kembali peristiwa serupa, Polda Kalsel berkewajiban mengingatkan
lagi.
“Oleh sebab itu menjelang Pemilu 2019 ini, kami kembali
mengingatkan melalui sosialisasi dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan,
mahasiswa dan tokoh warga,” tandasnya.
Narasumber yang dihadirkan dalam Sosialisasi Anti Hoax
dan Radikalisme Dalam Rangka Pemilu 2019, di antaranya AKP Sugeng Rianto.
Sugeng Rianto memaparkan pemahaman dan wawasan tentang
bahaya paham radikalisme dan berita hoax. (ian/foto:
iyan)
