ASAM ASAM, banuapost.co.id–
Sedikitnya 10 Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Arutmin
Indonesia di daerah operasional kerjanya, Asam Asam, Tala, diresmikan Menteri ESDM, Ignasius Jonan,
Selasa (26/3).
Didampingi Wagub Kalsel, H Rudy Resnawan, ke-10 program
yang diresmikan, yaitu operasi katarak, sarana air bersih Desa Sungai Seluang, pembangunan
Jembatan Pabilahan dan Jembatan Batu Kapit.
Pabrik penyulingan serai wangi, laboratorium komputer dan
nursery SMK Teluk Kepayang serta TK Tunas Arsia, rumah CSR Asam Asam dan ekowisata
Danau Bintang.
Menteri megingatan perusahaan tambang agar dapat
memberdayakan masyarakat di wilayah operasionalnya.
“Titip kepada bupati, wakil gubernur agar semua
kegiatan usaha di Kalsel bisa memberdayakan masyarakat setempat. Kalaupun tidak
mau kerja di tambang, mungkin bisa di kegiatan lain seperti yang kita resmikan
ini,” katanya.
Dengan program pemberdayaan masyarakat, lanjut menteri, disaat
sumber daya alam habis, maka diharapkan ekonomi masyarakat sudah baik.
Terlebih lagi, menurut menteri, 2020 Kementerian ESDM
bakal menambah kouta dana CSR perusahaan tambang di Indonesia. Sebelumnya dalam
aturannya, dana CSR diambil dari 1 persen. Namun dijadwalkan di 2020, dana CSR
bakal ditambah menjadi dua persen dari keuntungan. (rny/foto: hum)
