BANJARBARU, banuapost.co.id–
Balai Bahasa Kalsel menggelar serangkaian kegiatan untuk mendukung program
Gerakan Literasi Nasional (GLN). dengan menggelar bimbingan teknis (bimtek)
penyusunan bahan literasi.
Kegiatan yang bakal berlangsung dua hari sejak Jumat
(24/5), melibatkan kelangan pendidik, pegiat literasi, sastrawan dan penyuluh bahasa.
Menurut Kepala Balai Bahasa Kalsel, Imam Budi Utomo, bimtek
merupakan salah satu program
berkesinambungan Balai Bahasa untuk menumbuhkan kesadaran literasi di kalangan masyarakat,
baik melalui lingkungan formal maupun
non formal.
“Kami sengaja mengundang dan member pembekalan bagi guru,
pegiat literasi, sastrawan dalam kegiatan bimtek penyusunan bahan ajar ini,
agar kegiatan lierasi yang kita gelorakan, mendapat dukungan dari pihakterkait,”
ujarnya.
Melalui bimtek penyusunan bahan lierasi, lanjut Budi,
diharapkan nantinya akan banyak bahan bacaan anak yang sesuai dengan tahapan berfikir
anak. Selain itu, dengan melibatkan pegiat lokal, muatan lokal Kalsel akan mencuat
dalam bahan-bahan bacaan.
“Seperti kita tahu, saat ini masih minim buku bacaan,
terutama yang cocok bagi anak.Kedepan, kami harapkan banyak penulis lokal yang
bisa menulis bagus, kontekstual dan relevan bagi anak,” tegasnya.
Sebagai wujud keseriusan Balai Bahasa Kalsel, imbuh Budi,
dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar sayembara penulisan bahan literasi.
“Bimtek ini sekaligus menyusun kisi-kisi untuk dikriteriakan
dalam lomba tersebut,” ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Pembelajaran Badan Pengembangan Bahasa
dan Perbukuan Kementrian Pendidikan danKebudayaan, Syarfina, mengatakan,
gerakan literasi nasional harus digalakkan karena minat baca di Indonesia
terbilang rendah.
“Kalau melihat hasil penelitian PISA, minat baca Negara kita
berada di urutan terbelakang dibandingkan negara lain. Melalui gerakan literasi
ini, kita menyiapkan generasi yang lebih unggul,” ujarnya saat menyampaikan materi
dalam bimtek.
Kegiatan bimtek ini merupakan kegiatan lanjutan yang
sudah terprogram.Sebelumnya Balai Bahasa Kalsel mengutus guru, pegiat literasi dan
penyuluh bahasa untuk mengikuti bimtek intruktur literasi nasional yang diselenggarakan
di Jakarta, April lalu.
Balai Bahasa juga sudah mengutus 13 orang untuk mengikuti
bimtek istruktur regional di Balikpapan, awal bulan Mei. Pada Oktber mendatang,
juga akan digelar kegiatan gebyar literasi yang melibatkan seluruh jenjang pendidikan
di Kalsel.
“Para instruktur ini nantinya akan turun ke kabupaten/kota
di Kalsel memberikan bimbingan. Sehingga di Kalsel nantinya
gerakan literasi nasional bisa ditingkatkan,” pungkasnya (zak/foto: muzakir)
